Advertisement
UNRWA Rilis Rekaman Kehancuran Jalur Gaza
Warga Palestina melintas di jalan yang dikelilingi bangunan yang hancur akibat serangan Israel di Kota Khan Younis, Jalur Gaza Selatan. Antara/Xinhua - Rizek Abdeljawad
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) pada Rabu merilis rekaman baru yang menunjukkan parahnya krisis kemanusiaan dan kehancuran di Jalur Gaza, tepat dua tahun sejak Israel menyerang wilayah kantong itu yang hingga kini masih berlangsung.
Video yang juga dibagikan di platform X itu diambil dari kamera dasbor kendaraan UNRWA yang beroperasi di Gaza, yang memperlihatkan kehancuran di mana-mana, termasuk jalan dan permukiman, akibat serangan udara tanpa henti oleh Israel.
Advertisement
Dalam sebuah cuplikan, terlihat jasad seorang warga Palestina tergeletak di pinggir jalan. Cuplikan lain menunjukkan sekelompok pengungsi, sebagian besar perempuan dan anak-anak, berjalan dengan tangan terangkat dan membawa kain putih. Mereka pindah dari satu wilayah yang hancur ke wilayah lain.
Rekaman itu juga memuat percakapan radio di antara staf UNRWA. Seorang pekerja terdengar berkata, satu sekolah lagi hancur, merujuk pada hancurnya sebuah sekolah yang dikelola PBB. Cuplikan lain memperlihatkan tentara Israel melepaskan tembakan peringatan di dekat konvoi UNRWA yang berusaha melintas di sebuah jalan.
BACA JUGA
UNRWA menyatakan banyak sekolah yang menampung pengungsi Palestina telah berulang kali dibombardir, dan sejumlah besar gedung milik badan PBB itu hancur sejak awal serangan Israel.
Badan tersebut juga membenarkan bahwa kelaparan terjadi di kegubernuran Gaza dengan jumlah kematian akibat malnutrisi mencapai sedikitnya 455 orang. Hampir seluruh lahan pertanian di wilayah itu rusak dan tidak bisa dimanfaatkan.
Menurut UNRWA, Israel telah menghalangi masuknya bantuan kemanusiaan selama lebih dari tujuh bulan, meski badan kemanusiaan itu siap memasok pangan yang cukup untuk seluruh penduduk Gaza selama tiga bulan.
UNRWA kembali menyerukan agar Israel menghentikan blokade di Gaza dan mengizinkan masuknya bantuan kemanusiaan yang sangat dibutuhkan warga Palestina di wilayah itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Bansos PKH dan BPNT Kuartal I 2026 Cair 90 Persen, Total Rp20 Triliun
- Kasus Perdagangan Bayi Lintas Daerah, Harga Tembus Rp80 Juta
- Sekjen Kemenaker Diperiksa KPK soal Kasus Sertifikat K3
- Sindikat SMS e-Tilang Palsu Dibongkar, WNA China Kendalikan Operasi
- KAI Buka Penjualan Tiket Kereta Ekonomi Kerakyatan Lebaran 2026
Advertisement
Satpol PP Bantul Tertibkan 26 Reklame Ilegal di Tiga Kapanewon
Advertisement
Nawang Senja Jadi Spot Ngabuburit Favorit di Pantai Glagah
Advertisement
Berita Populer
- Razia Salon di Bantul, Satpol PP Amankan Pasangan di Kamar Terkunci
- Persebaya vs PSM Makassar: Misi Bangkit Bajul Ijo
- Jadwal Salat dan Buka Puasa Jogja Rabu 25 Februari 2026
- Musala Adzikri Bantul Ambrol Saat Tarawih, BPBD: Tak Ada Korban
- Pendiri ASOS Quentin Griffiths Tewas di Pattaya
- Harga Pangan di Kota Jogja Dikawal Ketat Jelang Lebaran 2026
- Toyota RAV4 2026 Usung Apple Digital Car Key
Advertisement
Advertisement







