JPU Sebut Pengaturan Kuota Haji Tambahan Lewat Satu Pintu
Jaksa KPK mengungkap pengisian kuota haji tambahan 2023-2024 dilakukan melalui satu pintu lewat Fuad Hasan Masyhur. Fakta itu terungkap dalam sidang dakwaan man
Foto ilustrasi bendera Palestina. - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Pendiri FPCI, Dino Patti Djalal, menilai Dewan Perdamaian gagasan Donald Trump belum menjadi solusi final kemerdekaan Palestina. Ia mendorong Indonesia bersikap tegas di badan internasional ini.
Pendiri Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) Dino Patti Djalal menegaskan bahwa Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) yang digagas Presiden Amerika Serikat Donald Trump tidak dapat dijadikan solusi akhir untuk kemerdekaan Palestina.
Dino menyoroti perilaku Trump yang sulit diprediksi dan rezim Zionis Israel yang menolak kemerdekaan Palestina sebagai hambatan utama bagi BoP untuk menjalankan mandat sesuai amanat Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB).
Melalui pernyataan di media sosial X yang dipantau Sabtu, Dino mendesak pemerintah Indonesia sebagai perwakilan negara mayoritas Muslim di Dewan Perdamaian agar bersikap tegas dan aktif dalam organisasi tersebut.
“Karena RI sudah keburu masuk BoP, waspadai perilaku Trump dan agenda Israel untuk membungkam Palestina, serta selalu siapkan opsi untuk keluar dari BoP,” ujar Dino dalam pernyataan tertulis yang menjelaskan posisi Indonesia di badan bentukan Trump itu.
Menurut mantan Wakil Menteri Luar Negeri RI ini, Dewan Perdamaian dan Rencana 20 Poin Donald Trump sejauh ini menjadi satu-satunya kesepakatan internasional yang berhasil memfasilitasi gencatan senjata dan pemulihan di Jalur Gaza. Keikutsertaan Indonesia di BoP dapat dipahami sebagai langkah pragmatis.
Ia menilai keputusan Presiden Prabowo Subianto membawa Indonesia ke Dewan Perdamaian merupakan pendekatan realistis, mengingat secara strategis Indonesia harus berada dalam barisan tujuh negara Muslim lain yang turut bergabung, meskipun keberhasilan inisiatif tersebut belum terjamin.
Selain itu, Dewan Perdamaian telah memperoleh dukungan DK PBB dan negara-negara Arab, sementara alternatif yang ditawarkan pihak lain seperti Uni Eropa, Rusia, China, atau negara Arab sendiri belum tersedia.
“Ini tidak berarti BoP adalah solusi terbaik, apalagi permanen – melainkan saat ini merupakan satu-satunya upaya gencatan senjata yang ada,” tambah Dino, sembari menegaskan keraguannya terhadap efektivitas badan bentukan Trump tersebut.
Meski begitu, Dino menyoroti butir kedua Resolusi DK PBB 2803 sebagai peluang yang memberi harapan bagi Palestina merdeka, termasuk jaminan hak rakyat Palestina untuk menentukan nasib sendiri.
Ia pun mengingatkan pemerintah Indonesia agar terus menggalakkan perjuangan Palestina, baik di dalam Dewan Perdamaian maupun di forum internasional lainnya, untuk menghadang langkah Israel yang berupaya menentang pembentukan negara Palestina merdeka.
Sebelumnya, pada 23 Januari, Dino juga sempat menekankan kekhawatirannya bahwa Dewan Perdamaian Gaza hanya menjadi “kedok” bagi Trump untuk membangun proyek real estate di J
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Jaksa KPK mengungkap pengisian kuota haji tambahan 2023-2024 dilakukan melalui satu pintu lewat Fuad Hasan Masyhur. Fakta itu terungkap dalam sidang dakwaan man
Akun MyPertamina terblokir? Simak penyebab dan cara memulihkan akun, QR Code Subsidi Tepat, hingga layanan Pertamina 135.
Pembangunan gerai dan gudang KDMP di Gunungkidul mencapai 30 titik. Namun, muncul persoalan biaya listrik, air, dan persaingan usaha warga.
Prediksi PSG vs Aston Villa di Piala Super Eropa 2026, lengkap dengan head to head, susunan pemain, dan peluang kedua tim.
Transformasi TelkomGroup Mulai Tunjukkan Hasil, InfraNexia Catat Kinerja Positif Perkuat Infrastruktur Digital Nasional
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta dugaan penistaan agama di festival musik Ancol diproses hukum.