Advertisement
Pemalsu Stiker Kendaraan VIP di MotoGP Mandalika Ditangkap
Sirkuit Mandalika. / Antara
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Pelaku pemalsuan stiker untuk akses pengguna kendaraan VIP pada perhelatan MotoGP 2025 di Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat terungkap sudah beraksi sejak musim balap tahun 2025.
Kepala Unit Tindak Pidana Tertentu Satreskrim Polresta Mataram Ipda Imamul Ahyar di Mataram, Rabu, mengatakan aksi pelaku berinisial MSU, 33, yang berdomisili di Praya, Kabupaten Lombok Tengah tersebut terungkap dari hasil pemeriksaan.
Advertisement
"Dalam pengakuannya, dia (MSU) sudah dua kali musim MotoGP berturut-turut membuat stiker palsu, tahun 2024 dan tahun ini," katanya.
Kepada polisi, MSU mengaku membuat stiker palsu itu atas permintaan N dan A. Dengan adanya motivasi bayaran Rp50 ibu per stiker, MSU mencetak sedikitnya 100 stiker pada tahun 2024. "Untuk tahun ini dia cetak 240 lebih, itu laku habis terjual semua," ucap dia.
BACA JUGA
Atas peran dan keterlibatan orang lain, seperti N dan A kini dipastikan Ahyar masuk dalam pengembangan penyelidikan. "Sembari menentukan perbuatan pidana MSU ini, kami juga dalami peran orang lain," ujarnya.
Polresta Mataram menangkap MSU di sebuah percetakan di wilayah Cakranegara, Kota Mataram. Penangkapan ini atas tindak lanjut laporan tim organizing committee IndonesiaGP 2025 (ITDC-MGPA) yang mendapat temuan beredarnya stiker palsu pada kendaraan penonton.
Pihak penyedia memastikan stiker itu palsu berdasarkan pemeriksaan lebih lanjut oleh tim organizing committee IndonesiaGP 2025 (ITDC-MGPA) di lapangan. Terdapat perbedaan dari jenis hologram pada stiker buatan MSU. Atas pemalsuan ini, tim organizing committee IndonesiaGP 2025 (ITDC-MGPA) mengklaim mengalami kerugian sedikitnya Rp1 miliar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Petani Sleman Dapat Perlindungan Asuransi dari APBD 2026
Advertisement
Malaysia Perkenalkan Panda Raksasa Baru Chen Xing dan Xiao Yue
Advertisement
Berita Populer
- Sebagian ASN Sleman Gaptek, Penggunaan Corpu Belum Maksimal
- Dana Desa Bantul 2026 untuk Kopdes Masih Tunggu Arahan
- Pola Hubungan yang Sering Disalahartikan sebagai Cinta
- DIY Capai Swasembada Beras, Lahan Sawah Terus Menyusut
- Dampak Banjir, Mahasiswa Aceh Tamiang di Jogja Kesulitan Bayar UKT
- Pemkab Sleman Terapkan Manajemen Talenta ASN Bersama BKN
- Kuota Impor Daging Sapi Swasta 2026 Hanya 30.000 Ton
Advertisement
Advertisement



