Advertisement

Darya-Varia Kembali Hadirkan Beasiswa D-STAR 2025, Ini Tujuannya

Newswire
Sabtu, 30 Agustus 2025 - 23:27 WIB
Abdul Hamied Razak
Darya-Varia Kembali Hadirkan Beasiswa D-STAR 2025, Ini Tujuannya Darya/Varia kembali meluncurkan program beasiswa pendidikan D/STAR 2025 (Darya/Varia Scholarship for Talented and Aspiring Women Researchers). Ist

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTAUntuk mendukung mahasiswi berbakat di bidang farmasi, PT Darya-Varia Laboratoria Tbk (Darya-Varia) kembali meluncurkan program beasiswa pendidikan D-STAR 2025 (Darya-Varia Scholarship for Talented and Aspiring Women Researchers).

Presiden Direktur PT Darya-Varia Laboratoria Tbk, Ian Kloer mengatakan inovasi di bidang kesehatan tidak bisa lahir dari satu sudut pandang saja. Hal itu membutuhkan keberagaman ide, pendekatan, dan pengalaman agar solusi yang dihasilkan benar-benar relevan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Advertisement

Tahun ini, D-STAR berfokus pengembangan herbal dari kekayaan hayati Indonesia yang memiliki potensi yang sangat besar. Program D-STAR 2025 menjadi bagian dari rangkaian perayaan menuju 50 tahun Darya-Varia, yang dirancang secara khusus untuk mendukung mahasiswi berbakat di bidang farmasi dan untuk membuka akses yang lebih luas bagi talenta wanita agar dapat berkembang di jalur riset yang sering kali menantang.

BACA JUGA: Beasiswa Kuliah Sleman Pintar Plus Plus Diserbu Ratusan Pendaftar, Khusus untuk Keluarga Miskin

“Melalui program D-STAR, kami ingin memberikan ruang bagi generasi muda, khususnya mereka yang memiliki minat kuat di bidang riset, untuk berkembang, bereksperimen, dan mengubah gagasan menjadi kontribusi nyata yang dapat dirasakan baik oleh universitas, perusahaan, maupun masyarakat luas. Bagi kami, penelitian bukan sekadar tugas akhir di kampus, tetapi sebuah proses yang dapat melahirkan manfaat tangible untuk masa depan kesehatan yang lebih sehat, adaptif, dan berkelanjutan,” katanya, Jumat (29/9/2025).

Menurut Ian, D-STAR secara khusus ditujukan bagi mahasiswi karena Darya-Varia percaya bahwa wanita memiliki peran strategis dalam membentuk masa depan riset kesehatan yang inklusif dan berkelanjutan. Meski jumlah wanita di bidang farmasi cukup signifikan, kami merasa perlu untuk terlibat aktif dalam membuka akses yang lebih luas bagi wanita muda untuk berkontribusi secara aktif dalam pengembangan solusi kesehatan, keterwakilan mereka dalam riset inovatif dan kepemimpinan akademik.

"Program ini juga sejalan dengan komitmen Perusahaan dalam mendorong pemberdayaan wanita di sektor kesehatan dan farmasi, yang merupakan bagian penting dari agenda keberlanjutan global dan nasional,” tambah Ian.

Lebih dari sekedar beasiswa, pemenang D-STAR 2025 akan mendapatkan beasiswa riset senilai Rp30 juta, pelatihan intensif, mentoring dari praktisi industri dan akademisi serta peluang jejaring profesional. Fokus tahun ini diarahkan pada pengembangan riset yang mengintegrasikan ilmu pengetahuan modern dengan kekayaan tanaman obat Indonesia sebuah warisan yang memiliki nilai budaya dan ekonomi tinggi.

Lilis, Research and Development Division Head Darya-Varia mengatakan, wanita memiliki kapasitas dan perspektif berharga dalam riset. Program D-STAR dirancang untuk memberdayakan mahasiswi agar mengambil peran strategis, mengembangkan kompetensi, dan berkontribusi aktif dalam menciptakan solusi kesehatan yang inklusif.

"Kami percaya meningkatnya partisipasi peneliti wanita dapat berkontribusi dalam memperkokoh fondasi riset farmasi dan kesehatan di Indonesia, baik dengan memperkaya sudut pandang, memperluas dampak penelitian, serta menghasilkan riset yang lebih berkualitas dan relevan bagi masyarakat luas," katanya.

Dekan Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof Satibi menambahkan, D-STAR memberikan pengalaman yang sangat berharga bagi para mahasiswa. "Bukan hanya soal pendanaan, tapi juga soal bagaimana mereka membentuk pola pikir peneliti yang tangguh dan berorientasi pada dampak. Ini langkah nyata untuk membuka akses yang lebih setara bagi talenta muda," katanya.

Tahun ini, empat mahasiswi terbaik berhasil terpilih sebagai penerima D-STAR 2025, yaitu Anggininda Salsabila (Universitas Airlangga), Vira Nuha Sabita (Universitas Indonesia), Iffah Zakiya Yasmin (Universitas Gadjah Mada), dan Hanifa Syifa Kamila (Sekolah Farmasi ITB). Para pemenang akan mengembangkan riset berbasis teknologi farmasi dan kekayaan hayati Indonesia yang diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi dunia farmasi dan kesehatan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Cegah Kerusuhan, Tim Gabungan Perketat Pengamanan di Bantul

Cegah Kerusuhan, Tim Gabungan Perketat Pengamanan di Bantul

Bantul
| Minggu, 31 Agustus 2025, 15:07 WIB

Advertisement

Kebun Bunga Lor JEC Jadi Destinasi Wisata Baru di Banguntapan Bantul

Kebun Bunga Lor JEC Jadi Destinasi Wisata Baru di Banguntapan Bantul

Wisata
| Rabu, 20 Agustus 2025, 07:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement