Advertisement
Imbas Demo dan Kematian Ojol, Kericuhan Warga Meluas ke Otista Jaktim

Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Kericuhan warga imbas demo serta tewasnya seorang pengemudi ojek online (ojol) pada Kamis (28/8) semakin meluas hingga ke Jalan Raya Otto Iskandardinata (Otista), Jakarta Timur, Jumat pagi ini.
BACA JUGA: Hasil Lengkap Drawing Piala Champions 2025/2026
Advertisement
Berdasarkan pantauan ANTARA, ratusan warga di Jatinegara, Jakarta Timur, terlibat bentrok dengan petugas kepolisian. Kericuhan semakin pecah saat polisi menembakkan gas air mata ke arah massa.
Terlihat ratusan warga yang didominasi oleh pemuda itu turut melemparkan batu dan benda lainnya ke arah petugas.
Aksi tersebut membuat arus lalu lintas di sekitar lokasi terganggu dan menyebabkan kemacetan panjang.
Pengendara roda dua maupun roda empat yang melintas terpaksa memutar balik dan mencari jalur alternatif karena ruas jalan ditutup. Bahkan, bus Transjakarta tidak dapat melintas di jalan tersebut.
Petugas kepolisian yang berjaga di lokasi langsung melakukan pengamanan dan berupaya menenangkan massa agar situasi tidak semakin memanas.
Hingga berita ini diturunkan, aparat masih bersiaga di sekitar Jalan Otista untuk mengantisipasi potensi bentrokan susulan.
Polisi juga mengimbau masyarakat yang tidak berkepentingan agar menghindari kawasan tersebut demi kelancaran lalu lintas dan keamanan bersama.
Seperti diketahui, ribuan massa dari pengemudi ojek online (ojol) dan warga masih bertahan di kawasan Mako Brimob Kwitang hingga Jumat dini hari, meskipun beberapa kali telah dihalau petugas keamanan dengan menembakkan gas air mata.
Pantauan di lokasi pada Jumat sekitar jam 03.00 WIB, ribuan massa masih berkumpul. Mereka tetap bertahan meski beberapa kali petugas menembakkan gas air mata.
Suara letusan pun masih terdengar di sekitar kawasan Mako Brimob. Selain itu, titik-titik api dan asap gelap juga terlihat di sekitar jalan layang Senen.
Massa sempat membakar pos Polisi yang berada persis di bawah jalan layang Senen untuk meluapkan kemarahan mereka dan menuntut pertanggungjawaban dari pihak kepolisian.
Selain itu, massa pendemo sempat menculik seorang anggota Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Metro Jakarta Timur.
"Yang jelas mereka bakar ban, mereka menculik salah satu anggota lalin (lantas). Kami sudah bisa mengamankan anggota kami dan saat ini kita status quo di Jalan Otista," kata Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Alfian Nurrizal saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat.
Alfian mengatakan penculikan anggota Satlantas itu dilakukan oleh massa pendemo pada Jumat dini hari.
"Enggak (tidak sempat dipukul). Disandera tapi bisa kita ambil kita amankan. (Kejadiannya) tadi subuh, tapi langsung diamankan," ungkapnya.
Alfian pun membenarkan kericuhan yang terjadi antara petugas kepolisian dan massa pendemo, namun ia memastikan kini situasi sudah kondusif.
"Kerusuhan mulai terjadi sekitar jam 02.00 WIB atau 03.00 WIB. Iya (kericuhan di Senen meluas ke Otista), tapi sudah bisa kita kendalikan untuk saat ini. Hanya masyarakat sudah kita negosiasi, merekaakan membubarkan diri," kata Alfian.
Sebelumnya, Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri Irjen Polisi Abdul Karim memastikan penanganan kasus kendaraan taktis (rantis) yang melindas seorang pengemudi ojol hingga tewas dilakukan secara transparan.
"Pemeriksaan dilakukan secara cepat dan transparan," kata Abdul saat memberi keterangan kepada media di Jakarta, Jumat.
Ia mengatakan penanganan kasus tersebut dilakukan bukan hanya dari Propam Mabes Polri, tetapi juga bersama dengan Korps Brimob mengingat pelaku penabrakan merupakan anggota Brimob.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement

Pemutaran Pier Head Tol Jogja Solo di Ring Road Utara Dikerjakan Hari Ini
Advertisement

Kebun Bunga Lor JEC Jadi Destinasi Wisata Baru di Banguntapan Bantul
Advertisement
Berita Populer
- Pihak yang Live Streaming Provokatif saat Demo Bakal Ditindak Polisi
- Ridwan Kamil Diperiksa Bareskrim Terkait Laporan Lisa Mariana
- Berangkat Demo ke Gedung DPR RI, Ratusan Pelajar Dicegat Polisi
- KPAI: Ratusan Anak Terlibat Demo di DPR Sudah Dipulangkan
- Presiden Sebut Ada Direksi BUMN Merasa Seperti Raja
- Hendak Ikut Demo di Gedung DPR, Ratusan Pelajar Dicegat Polisi
- Demo Buruh, Massa Bergerak ke Gerbang Utama Gedung DPR
Advertisement
Advertisement