Advertisement
Pertama Kalinya Kemenag Gelar MHQ Internasional bagi Penyandang Disabilitas Netra
Salah seorang santri tunanetra Rahmat (19) saat memaknai bulan Ramadhan dengan menghafal ayat suci Al-Quran metode braille di Pesantren Tahfidz Tunanetra Saman, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Selasa (12/3/2024). (ANTARA - Rubby Jovan)
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Untuk pertama kalinya Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar Musabaqah Hifzil Qur’an (MHQ) atau hafalan Al-Qur'an Internasional khusus bagi penyandang disabilitas netra. Ajang ini akan berlangsung di Jakarta, 1 - 3 September 2025.
Direktur Jenderal Bimas Islam, Abu Rokhmad, mengatakan, MHQ internasional ini menjadi bentuk penghargaan terhadap ketekunan dan kecintaan para penghafal Al-Qur’an yang memiliki keterbatasan. “Pelaksanaan kegiatan perdana ini merupakan wujud komitmen Kemenag dalam mendorong inklusivitas dan kesetaraan akses terhadap nilai-nilai keislaman di tingkat global,” ujar Abu Rokhmad di Jakarta, di Jakarta, Rabu (27/8/2025), dikutip dari laman resmi Kemenag
Advertisement
Menurut Abu Rokhmad, MHQ internasional ini merupakan hasil kolaborasi Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama dengan Rabithah ‘Alam Islami. Ajang tersebut akan diikuti 15 peserta dari 12 negara yang sebelumnya telah melalui tahapan seleksi hingga lolos ke babak grand final di Jakarta.
BACA JUGA: Gebyar Keistimewaan DIY Digelar Dua Hari di Gunungkidul
Rabithah ‘Alam Islami atau Liga Muslim Dunia adalah organisasi Islam nonpemerintah terbesar di dunia yang berpusat di Makkah, Arab Saudi. Lembaga ini berdiri pada Mei 1962 dengan dukungan Raja Faisal bin Abdulaziz.
Penyambutan kedatangan peserta dijadwalkan berlangsung pada 31 Agustus 2025. Rangkaian kegiatan akan dibuka di Hotel Sahid Jakarta dan ditutup di Jakarta Convention Center (JCC). Lomba akan mempertandingkan lima cabang, yaitu 30 juz dengan Matan Jazari, 30 juz tanpa Matan Jazari (putra), 30 juz tanpa Matan Jazari (putri), 20 juz, dan 10 juz. Dewan hakim terdiri atas lima orang, yaitu tiga dari Arab Saudi dan dua dari Indonesia.
“Selain lomba, MHQ perdana ini juga akan diramaikan dengan Festival Shalawat Nabi, talkshow bertajuk Cinta Nabi Gaya Gen-Z, serta Haflah Tilawatil Qur’an,” tutup Abu Rokhmad.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : kemenag.go.id
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- DAS Garoga di Sumatera Utara Penuh Kayu Pascabanjir hingga 1.300 Meter
- Trump Pertimbangkan Serangan ke Iran di Tengah Aksi Protes
- Trump Diduga Siapkan Rencana Invasi ke Greenland, Denmark Geram
- Chen Zhi Diekstradisi, China Perketat Perburuan Penipu Siber
- Butuh Dana? JHT BPJS Bisa Dicairkan Meski Masih Bekerja
Advertisement
Jembatan Sentolo-Nanggulan Ambles, Pemkab Bangun Jembatan Darurat
Advertisement
Malaysia Perkenalkan Panda Raksasa Baru Chen Xing dan Xiao Yue
Advertisement
Berita Populer
- Skandal Kuota Haji, KPK Bongkar Peran Eks Menag Yaqut
- BPBD Lumajang Waspadai Letusan Sekunder Semeru Saat Hujan
- Indonesia Jadi Negara Pertama Putus Akses Chatbot AI Grok
- Bulog Siapkan Pembayaran Digital Gabah Petani Rp6.500 per Kilogram
- Dinkes Kulonprogo: Belum Ada Temuan Kasus Super Flu
- Mendagri Beri Tenggat 3 Hari Data Rumah Rusak Pascabencana
- Inggris Bahas Opsi Penempatan Pasukan NATO di Greenland
Advertisement
Advertisement



