91 Warga Malaysia Hilang Kontak, Tim SMART Dikirim ke Nepal
Malaysia mengirim Tim SMART ke Nepal untuk membantu pencarian korban banjir bandang dan menyiapkan bantuan senilai 1 juta dolar AS.
Situs Megalitikum Gunung Padang di Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. ANTARA/Ahmad Fikri
Harianjogja.com, CIANJUR—Situs Megalitikum Gunung Padang terus diteliti untuk dipecahkan misterinya. Ada tiga temuan baru yang diungkap tim peneliti pemugaran dan penelitian lanjutan Situs Gunung Padang di Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Tiga penemuan baru itu berupa batu, struktur undakan di samping tangga, dan pilar penyangga menuju struktur bawah tanah.
Ketua tim peneliti Ali Akbar, mengatakan tim yang sudah bekerja sejak dua pekan terakhir akan terus berusaha membuka berbagai tabir misteri yang tersimpan di situs prasejarah yang usianya lebih tua dari Piramida Giza di Mesir itu.
"Salah satunya sumber batuan di Gunung Padang, berasal dari Gunung Pasir Pogor yang jaraknya sekitar lima kilometer dari situs, di mana gunung tersebut berupa bebatuan dan tim peneliti menemukan garis membentuk persegi panjang," katanya, Senin (18/8/2025).
Batuan dari gunung tersebut akan diuji di laboratorium untuk mencocokkan materinya dengan bebatuan yang ada area situs. Bebatuan berbentuk batang panjang persegi lima itu diduga hasil aktivitas gunung berapi di kawasan Gunung Padang pada jutaan tahun lalu.
Aktivitas vulkanik menghasilkan batuan padat. Awalnya bebatuan di area situs berasal dari wilayah selatan, di mana terdapat tempat yang dinamakan Ciukir yang berjarak dua kilometer dari situs.
BACA JUGA: Vape Dilarang dan Dianggap Seperti Narkoba di Singapura
"Setelah melakukan pengamatan, kami menemukan ada gunung batu di sebelah utara situs yang bentuknya menyerupai bebatuan di Gunung Padang. Sampel batu sudah diambil dan akan diuji di laboratorium. Hasilnya akan keluar dalam tiga minggu ke depan," katanya.
Hasil penelitian juga mengungkap struktur undakan di samping tangga, dengan mengamati secara seksama pemandangan di sekitar ketika menaiki tangga menuju teras utama Gunung Padang. Di pertengahan tangga dapat terlihat struktur unik di antara pepohonan yang tumbuh.
Pepohonan tersebut tumbuh di tanah datar di sela struktur undakan di luar teras utama, menunjukkan situs Gunung Padang merupakan struktur bangunan besar bukan sekadar lima teras utama yang terlihat dari permukaan.
"Pada penelitian sebelumnya ditemukan struktur bangunan di kedalaman puluhan meter di bawah tanah, kemungkinan ada ruangan besar, sehingga kami akan mencoba mengungkap kebenarannya," kata dia.
Selain itu, pihaknya juga berhasil mengungkap pilar penyangga menuju struktur bawah tanah, berupa sejumlah batuan dengan posisi berdiri tegak di sejumlah titik di situs Gunung Padang.
Peneliti mendapati sekitar empat bebatuan berukuran yang cukup panjang dan tertanam dalam ke bawah tanah, di mana bebatuan tersebut diduga merupakan pilar penyangga struktur utama situs dan penahan struktur bangunan yang masih terkubur di bawah tanah.
"Kami akan melakukan penelitian lebih lanjut menggunakan lidar serta alat lainnya sehingga berbagai misteri yang terkubur selama ini satu per satu dapat terungkap," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Malaysia mengirim Tim SMART ke Nepal untuk membantu pencarian korban banjir bandang dan menyiapkan bantuan senilai 1 juta dolar AS.
Muktamar Ke-35 NU memasuki tahap penentuan Ketum PBNU. Lima calon telah disetujui Rais Aam terpilih K.H. Miftachul Akhyar.
Persib Bandung menghadapi Manila Digger di play-off ACL 2 2026-2027. Simak prediksi susunan pemain, tantangan tanpa Bobotoh, dan peluang lolos ke Grup E.
Hari Keistimewaan DIY diperingati setiap 31 Agustus. Simak sejarah, lima kewenangan khusus DIY, serta rangkaian peringatan Hari Keistimewaan 2026.
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian hari ini, Senin 31 Agustus 2026, stagnan. Cek harga jual dan buyback lengkap semua ukuran.
MSN Weather di Windows 11 dilaporkan bisa menggunakan RAM hingga 1,2 GB. Simak penyebab dan cara mengurangi beban aplikasi cuaca tersebut.