Advertisement
Tewaskan 14 Orang, Pemprov Jabar Cabut Izin Pengelola Tambang di Gunung Kuda Cirebon
Dedi Mulyadi - Instagram @dedimulyadi71
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah Provinsi Jawa Barat mencabut izin pengelolaan tambang Galian C di Gunung Kuda, Desa Cipanas, Kecamatan Dukuhpuntang, Kabupaten Cirebon. Langkah ini dilakukan usai tragedi longsor dengan korban tewas 14 orang.
BACA JUGA: Badan Geologi Nyatakan Lokasi Tambang di Gunung Kuda Rawan Gerakan Tanah
Advertisement
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyatakan bahwa keputusan mencabut izin adalah langkah tegas untuk melindungi keselamatan masyarakat dan mencegah tragedi serupa terulang.
“Keputusan ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab. Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama. Kami tidak bisa menoleransi lagi pengelolaan tambang yang abai terhadap standar keselamatan,” tegas Dedi dalam video yang diunggah di instagram pribadinya, Jumat (30/5/2025) malam.
Pada kesempatan tersebut, Dedi menyatakan Pemprov Jawa Barat menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban atas musibah yang terjadi. Dedi mendoakan agar para korban mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan.
“Semoga yang meninggal pada peristiwa tersebut diterima iman Islamnya, diampuni segala dosanya, dan mendapat tempat di sisi Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kesabaran, serta ketawakalan,” ujar Dedi.
“Kami berterima kasih kepada jajaran Polres Cirebon, Kodim Cirebon, tim SAR, serta semua pihak yang telah membantu penanggulangan musibah ini,” tambahnya.
Dedi menegaskan, pihaknya akan terus memantau aktivitas tambang di wilayahnya.
“Kejadian ini harus menjadi pelajaran penting. Eksploitasi alam yang berlebihan tanpa memikirkan keselamatan akan selalu berakhir tragis,” tandas Dedi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
- Imbas Kasus Aktivis KontraS, Kabais TNI Serahkan Jabatan
- Krisis Pupuk Global Mengintai, Petani Indonesia Terancam
- Respons Yaqut Cholil Qoumas Seusai Diperiksa KPK Hari Ini
Advertisement
Wisatawan Bayar Dua Kali Lipat di Parangtritis, Ini Kata Dinpar Bantul
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Puluhan Telur Piton Ditemukan di Selokan Permukiman Warga Gunungkidul
- Krisis Energi, Purbaya: APBN Belum Diubah, Masih Aman
- Libur Lebaran Ramai, Kamar Hotel DIY Justru Banyak Kosong
- Tak Semua Orang Perlu Multivitamin Ini Kata Ahli Gizi
- Tak Perlu Buru-buru, Batas Lapor SPT Pajak Tiba-tiba Mundur
- Ambisi Calafiori Bawa Timnas Italia Akhiri Kutukan Absen Piala Dunia
- Satoria Hotel Yogyakarta Hadirkan Paket Halalbihalal Magical Raya
Advertisement
Advertisement







