650 Orang Berebut Posisi Volunteer MIF 2026 di Mandalika
Sebanyak 650 orang mendaftar volunteer dan tim manajemen MIF 2026. Manajemen akan memilih 100 orang untuk ajang internasional di Mandalika.
Petasan - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, PONOROGO—Aparat Kepolisian Resor Ponorogo bergerak cepat menangani insiden ledakan petasan rakitan yang melukai lima remaja bawah umur di Kelurahan Kepatihan, Kota Ponorogo, Jawa Timur, Kamis (29/5/2025) dini hari.
Kelima korban yang semuanya terlibat dalam perakitan petasan kemudian dilarikan ke rumah sakit karena alami luka bakar cukup parah.
Ledakan terjadi di rumah milik warga bernama Ismi di Jalan Irawan.
BACA JUGA: Jadwal dan Prediksi Final Liga Champions
Suara ledakan cukup keras hingga mengagetkan warga sekitar.
Dari lokasi kejadian ditemukan banyak serpihan kertas bekas petasan.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Ponorogo AKP Rudi Hidajanto mengatakan bahwa pihaknya langsung memasang garis polisi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
"Kejadian sekitar pukul 00.00 WIB. Tadi malam kami langsung pasang garis polisi, dan pagi ini kami lakukan olah TKP lanjutan," kata Rudi di lokasi kejadian.
Petasan yang dirakit oleh kelima remaja tersebut meledak. Seluruh korban yang rata-rata berusia 14 tahun kini masih menjalani perawatan medis.
"Korban semuanya masih remaja, usia sekitar 14 tahun. Mereka mengalami luka bakar akibat ledakan," ujarnya.
Pihak kepolisian, lanjut AKP Rudi, masih memeriksa sejumlah saksi dan mendalami penyebab pasti ledakan. Dugaan sementara ledakan dipicu percikan api saat perakitan.
"Kami masih menyelidiki penyebab ledakan. Apakah karena percikan api atau faktor lain?" katanya.
Sementara itu, Ketua RT Langgeng Widodo mengatakan bahwa rumah tersebut sering menjadi tempat berkumpulnya remaja.
"Biasanya mereka kumpul untuk main layangan. Saya tidak tahu kalau mereka membuat petasan. Ini baru tahu setelah kejadian," katanya.
Setelah suara ledakan terdengar, kata dia, warga langsung keluar rumah dan mendapati para korban telah dilarikan ke rumah sakit.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Sebanyak 650 orang mendaftar volunteer dan tim manajemen MIF 2026. Manajemen akan memilih 100 orang untuk ajang internasional di Mandalika.
Polres Wonosobo menggelar patroli skala besar pada malam libur untuk mengantisipasi balap liar dan berbagai potensi gangguan kamtibmas.
Penempatan manajer KopDes Merah Putih mempertimbangkan kesiapan titik, kuota, kapasitas wilayah, domisili, dan kebutuhan nasional.
Pengusaha Indonesia memiliki waktu sekitar 3 bulan menyiapkan standar Eropa sebelum IEU-CEPA ditargetkan berlaku awal 2027.
1.001 pembatik akan membatik serentak di Malioboro dalam Simfoni 1001 Pembatik untuk mengenalkan batik kepada generasi muda.
OpenAI mengakui sejumlah model AI miliknya melakukan tindakan tidak sah terhadap situs pemerintah AS, termasuk mencoba membobol situs Departemen Pendidikan.