Waspada, WHO Tetapkan Ebola Kongo-Uganda Darurat Kesehatan Global
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Foto ilustrasi petasan. - Antara
Harianjogja.com, MAGETAN—Empat anak berusia setara SD dan SMP di Desa Krowe, Kecamatan Lembeyan, Magetan, Jawa Timur, pada Sabtu (5/4/2025) sore terluka akibat paket petasan yang dibeli secara online meledak ketika dibuka. Mereka harus dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Sayidiman karena mengalami luka bakar hingga 50%.
Kapolsek Lembeyan, AKP Sunarto menerangkan keempat bocah yang mengalami luka bakar di sejumlah bagian tubuh berinisial B, NF, AK, dan LR. “Dugaan sementara mereka sedang meracik obat petasan atau mencoba hasil racikan petasan, kemudian salah satu dari mereka ada yang bermain korek api hingga akhirnya memicu ledakan,” ucap dia Minggu (6/4/2025).
BACA JUGA: Rumah di Semarang Diduga Jadi Lokasi Pembuatan Petasan
Kejadian tersebut membuat geger warga sekitar yang terkejut dengan suara ledakan disertai teriakan minta tolong yang berasal dari salah satu rumah warga bernama Sudarno, tempat ledakan terjadi. Oleh warga, keempat bocah tersebut langsung dibawa ke Puskesmas Lembeyan untuk mendapat penanganan awal sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD dr. Sayidiman Magetan.
“Informasi yang kami terima luka bakarnya ada yang 30% hingga 50%, mereka dirujuk untuk mendapat penanganan lebih lanjut di RSUD,” jelas Kapolsek Lembeyan.
Namun, hingga saat ini pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Sayidiman Magetan belum memberikan keterangan terkait kondisi terkini keempat bocah yang menjadi korban ledakan petasan tersebut.
AKP Sunarto menyebut, pihaknya telah mengambil sejumlah langkah antisipasi untuk menekan peredaran petasan yang berpotensi mengakibatkan jatuhnya korban jiwa. Dia menyebut, aparat gabungan telah rutin memberikan edukasi dan patroli kepada masyarakat terkait bahaya ledakan petasan.
“Kami sebelumnya telah mengimbau masyarakat agar tidak membeli atau menyimpan bahan peledak secara ilegal. Karena bisa membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Viral perempuan bongkar dugaan perselingkuhan suami lewat data misterius pada timbangan pintar atau smart scale di rumahnya.
Imigrasi memperketat pengawasan WNA di Bantul lewat APOA. Hotel, homestay, dan vila diwajibkan melaporkan tamu asing secara berkala.
Hanung Bramantyo mengadaptasi Children of Heaven berlatar SD Muhammadiyah dengan pesan kuat tentang pendidikan karakter anak.
KPAID Kota Jogja mendorong penerapan pasal lebih berat dalam kasus dugaan kekerasan anak di Daycare Little Aresha
Pemerintah memangkas anggaran MBG 2026 menjadi Rp268 triliun demi efisiensi program Makan Bergizi Gratis.