7 Siswa SMK Ngawi Sakit Usai Santap MBG, Ini Penjelasan Polisi
Tujuh siswa SMK Pamardi Siwi 2 Ngrambe, Ngawi, mengalami mual, muntah dan pusing setelah makan MBG. Sampel makanan diuji di laboratorium.
Foto ilustrasi petasan. - Antara
Harianjogja.com, MAGETAN—Empat anak berusia setara SD dan SMP di Desa Krowe, Kecamatan Lembeyan, Magetan, Jawa Timur, pada Sabtu (5/4/2025) sore terluka akibat paket petasan yang dibeli secara online meledak ketika dibuka. Mereka harus dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Sayidiman karena mengalami luka bakar hingga 50%.
Kapolsek Lembeyan, AKP Sunarto menerangkan keempat bocah yang mengalami luka bakar di sejumlah bagian tubuh berinisial B, NF, AK, dan LR. “Dugaan sementara mereka sedang meracik obat petasan atau mencoba hasil racikan petasan, kemudian salah satu dari mereka ada yang bermain korek api hingga akhirnya memicu ledakan,” ucap dia Minggu (6/4/2025).
BACA JUGA: Rumah di Semarang Diduga Jadi Lokasi Pembuatan Petasan
Kejadian tersebut membuat geger warga sekitar yang terkejut dengan suara ledakan disertai teriakan minta tolong yang berasal dari salah satu rumah warga bernama Sudarno, tempat ledakan terjadi. Oleh warga, keempat bocah tersebut langsung dibawa ke Puskesmas Lembeyan untuk mendapat penanganan awal sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD dr. Sayidiman Magetan.
“Informasi yang kami terima luka bakarnya ada yang 30% hingga 50%, mereka dirujuk untuk mendapat penanganan lebih lanjut di RSUD,” jelas Kapolsek Lembeyan.
Namun, hingga saat ini pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Sayidiman Magetan belum memberikan keterangan terkait kondisi terkini keempat bocah yang menjadi korban ledakan petasan tersebut.
AKP Sunarto menyebut, pihaknya telah mengambil sejumlah langkah antisipasi untuk menekan peredaran petasan yang berpotensi mengakibatkan jatuhnya korban jiwa. Dia menyebut, aparat gabungan telah rutin memberikan edukasi dan patroli kepada masyarakat terkait bahaya ledakan petasan.
“Kami sebelumnya telah mengimbau masyarakat agar tidak membeli atau menyimpan bahan peledak secara ilegal. Karena bisa membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos
Tujuh siswa SMK Pamardi Siwi 2 Ngrambe, Ngawi, mengalami mual, muntah dan pusing setelah makan MBG. Sampel makanan diuji di laboratorium.
Romelu Lukaku resmi bergabung dengan Fenerbahce dari Napoli dengan nilai transfer 6 juta euro. Striker Belgia itu kembali ke Turki setelah 30 tahun
KLH/BPLH menerbitkan Surat Edaran Nomor 16 Tahun 2026 yang melarang pembukaan lahan dengan cara membakar. Kebijakan ini diterapkan untuk mencegah karhutla di te
LPEM FEB UI mengungkap lima jurusan kuliah yang paling banyak menyumbang pengangguran lulusan S1 di Indonesia. Manajemen berada di posisi teratas, disusul Hukum
Hujan meteor Perseid masih dapat disaksikan dari Indonesia pada 13-14 Agustus 2026. Simak waktu terbaik, cara mengamati, dan lokasi ideal untuk melihat meteor.
Menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, Kimaya Sudirman Yogyakarta menghadirkan dua program spesial sepanjang Agustus 2026