Voli Putri Indonesia Lolos Perempat Final Asian Games 2026 Usai Bantai Nepal
Timnas voli putri Indonesia lolos ke perempat final Asian Games 2026 usai membekuk Nepal 3-0. Skuad Garuda siap melakoni laga penentu juara grup.
Penanaman pohon dilakukan sebagai salah satu upaya pelestarian lingkungan. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Universitas Islam Indonesia (UII) menetapkan pohon kepel menjadi identitas kampus tersebut. Penanaman pohon jenis itu dilakukan bersamaan dengan peringatan Hari Bumi pada Selasa (22/4/2025). Pohon yang buahnya mulai langka ini memiliki makna filosofi dan manfaat tersendiri.
Rektor UII Profesor Fathul Wahid mengatakan penanaman pohon itu dilakukan bersamaan dengan rangkaian milad dengan tema Mengerti Bumi. Melalui penanaman pohon harapannya lingkungan kampus berkontribusi terhadap pelestarian lingkungan. Adapun pohon kepel dipilih secara khusus menjadi identitas kampus tersebut.
"Pesan universalnya menjaga ekosistem, diwujudkan dengan banyak cara salah satunya kami lakukan menanam kepel karena kepel dijadikan pohon ikon kampus. Saat ini memang baru ada 45 pohon dan ke depan akan kami upayakan sampai 100 pohon," katanya.
BACA JUGA: Mahasiswa Nusantara Bersatu, Tanam Ribuan Pohon Gayam di Hari Ibu
Dekan FTSP UII Profesor Ilya Fadjar Maharika menambahkan dari sisi krakteristik, pohon kepel bentuknya sederhana dengan reguler menjulang tinggi dan teratur. Selain itu batangnya selalu lurus ke atas dan tidak bengkok. Bentuk fisik ini bisa dimaknai bermacam-macam.
Selain itu ada karakter khas dari pohon kepel yaitu daunnya berubah warna pada saat musim tertentu. Daun tersebut berubah menjadi merah muda atau pink. "Harapannya perubahan warna ini akan menimbulkan dampak yang positif atau vibes yag positif, ada pohon yang berubah warna," ujarnya.
Menurutnya penanaman pohon kepel sebenarnya sudah sejak lama ditanam di Boulevard UII akan tetapi perkembangannya kalah dengan pohon lain di sekitarnya, khususnya Sawo Kecik. Oleh karena berbagai pertimbangan manfaat dan filosofi, akhirnya memutuskan untuk memperbanyak pohon kepel.
BACA JUGA: Konservasi Mangrove: Mengapa Penting dan Perlu?
"Pohon kepel kalau ditulis pakai Bahasa Arab Kaf, Fa dan Lam. Kalau tiga huruf ini dijadikan satu artinya kafala artinya diringkas artinya mencukupi, kemudian ada makna tanggungjawab untuk merawat, memastikan segala sesuatuanya bisa cukup," katanya
Selain itu daging buah kepel dipercaya memiliki banyak berkhasiat. Meski saat ini memang jarang ditemukan buahnya. Daunnya dapat dimanfaatkan untuk mengurangi asam urat dan lalap daun kepel mampu menurunkan kadar kolesterol.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Timnas voli putri Indonesia lolos ke perempat final Asian Games 2026 usai membekuk Nepal 3-0. Skuad Garuda siap melakoni laga penentu juara grup.
Ratusan warga Desa Pengkok, Kedawung, Sragen menggelar aksi unjuk rasa akibat listrik sering padam saat Magrib selama sebulan terakhir. Mereka menuntut PLN gant
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 18 September 2026 melayani 15 perjalanan dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Cek jam keberangkatan dan tarifnya.
Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Jumat 18 September 2026 melayani rute PP dengan tarif Rp12.000. Cek jam keberangkatan dari Malioboro dan Pantai Parangtri
Tim penyidik KPK menggeledah tiga ruangan di kompleks Kementerian ATR/BPN Jakarta dan membawa tiga koper terkait penyidikan suap HGB.
BBWSSO selesaikan uji sampel air sungai di Gunungkidul. Hasilnya kategori cemar ringan namun tetap dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.