Advertisement

Kasus Campak di Amerika Serikat Menyebar ke 27 Negara Bagian

Newswire
Senin, 21 April 2025 - 12:27 WIB
Abdul Hamied Razak
Kasus Campak di Amerika Serikat Menyebar ke 27 Negara Bagian Campak.ist - freepik

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA—Sebanyak 800 orang dikonfirmasi terkena penyakit campak. Mereka berasal dari 27 negara bagian Amerika Serikat.

ABC melaporkan pada Minggu (20/4/2025), mengutip data dari otoritas kesehatan lokal dan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, laporan itu menyebutkan bahwa Louisiana, Virginia, dan Missouri melaporkan kasus campak pertama tahun ini, yang semuanya tercatat pada akhir pekan.

Advertisement

BACA JUGA: Januari 2025 Sampai Hari Ini, Ada 597 Kasus Campak di Texas Amerika Serikat

Sedikitnya satu kasus infeksi tercatat di 27 negara bagian, menurut laporan itu. Di Louisiana, virus campak terdeteksi pada seorang warga dewasa yang tidak divaksin di New Orleans.

Orang itu saat ini menjalani isolasi, tetapi tidak dirawat di rumah sakit. Di Virginia dan Missouri, kasus ditemukan pada anak-anak.

Campak adalah penyakit sangat menular yang menyebar lewat percikan cairan (droplet) dari saluran pernapasan di udara.

Anak-anak kecil paling berisiko mengalami komplikasi serius akibat campak, termasuk kematian.

Vaksin campak sangat efektif untuk mencegah penyakit ini. Sekitar 97 persen orang yang sudah divaksin tidak akan tertular.

Sebaliknya, orang yang tidak divaksin hampir pasti akan tertular jika berinteraksi dengan penderita campak.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Kirab Mangayubagya, Wujud Cinta Warga untuk Sri Sultan HB X

Kirab Mangayubagya, Wujud Cinta Warga untuk Sri Sultan HB X

Jogja
| Kamis, 02 April 2026, 13:17 WIB

Advertisement

Blunder! Iklan Bus Skotlandia Gunakan Pemandangan China

Blunder! Iklan Bus Skotlandia Gunakan Pemandangan China

Wisata
| Rabu, 01 April 2026, 09:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement