Advertisement
Trump Pertimbangkan Keluar dari NATO Seusai Konflik Iran
Donald Trump / Antara
Advertisement
Harianjogja.com, WASHINGTON— Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengungkapkan tengah mempertimbangkan secara serius kemungkinan negaranya keluar dari NATO setelah aliansi tersebut dinilai tidak memberikan dukungan dalam konflik melawan Iran.
Pernyataan itu disampaikan Trump dalam wawancara dengan The Telegraph, saat ditanya apakah keanggotaan Amerika Serikat di NATO akan dikaji ulang pasca ketegangan terbaru di Timur Tengah.
Advertisement
"Oh, ya, saya ingin mengatakan bahwa [itu] sudah jauh kami pertimbangkan lagi," kata Trump.
Ia juga menyebut NATO sebagai "macan kertas", yakni organisasi yang terlihat kuat tetapi dinilai lemah dalam praktiknya. Trump menilai kondisi tersebut turut dipahami oleh Rusia dalam membaca peta kekuatan global.
BACA JUGA
Pernyataan ini muncul di tengah eskalasi konflik di Timur Tengah yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran. Pada akhir Februari lalu, Amerika Serikat bersama Israel melancarkan serangan ke Iran, termasuk di Teheran, yang memicu kerusakan dan korban jiwa dari kalangan sipil.
Sebagai respons, Iran melakukan serangan balasan ke wilayah Israel serta sejumlah fasilitas militer Amerika Serikat di kawasan tersebut, memperuncing ketegangan geopolitik global.
Wacana keluarnya Amerika Serikat dari NATO berpotensi membawa dampak besar terhadap stabilitas keamanan internasional, mengingat peran negara tersebut sebagai salah satu kekuatan utama dalam aliansi militer Barat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal Terbaru KRL Jogja Solo 1 April 2026, Pagi hingga Malam
- Babak I Bolivia vs Irak 1-1, Tiket Piala Dunia Dipertaruhkan
- Jadwal Terbaru KA Prameks Jogja-Kutoarjo, 1 April 2026
- Prediksi Irak vs Bolivia: Perebutan Tiket Terakhir Piala Dunia 2026
- Pemkot Jogja Tegaskan Larangan Siswa Tanpa SIM Bawa Motor ke Sekolah
- Rusia: Serangan ke Pasukan UNIFIL Jangan Dianggap Normal
- Apartemen Cipinang Jadi Pabrik Ekstasi, Polisi Sita Ribuan Butir
Advertisement
Advertisement








