Dugaan Kekerasan di SMPN 18 Malang, 8 Pelajar Diperiksa
Polresta Malang Kota memeriksa delapan pelajar SMPN 18 yang diduga menjadi korban kekerasan mantan kepala sekolah berinisial MAH.
Gedung KPK- ilustrasi/Bisnis.com
Harianjogja.com, PALEMBANG—Penyidik Komisi pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa secara maraton sembilan orang saksi kasus operasi tangkap tangan (OTT) fee proyek Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) tahun 2024-2025 di Gedung Polda Sumatera Selatan, Palembang; Rabu (16/4/2025).
Pemeriksaan berlangsung sejak pukul 09.00 WIB di ruang Ditreskrimsus Polda Sumsel seperti yang dilakukan kemarin (15/4/2025)) terhadap enam orang saksi.
"Betul ada pemeriksaan di Mapolda Sumsel, kali ini jumlahnya sembilan orang," kata Juru Bicara KPK Tessa MahardhikaSugiarto ketika dikonfirmasi.
Dia menjelaskan saksi yang menjalani pemeriksaan tersebut, DMI Sekda Kabupaten OKU, IDS Asisten Daerah 1 Kabupaten OKU, HSH Asisten Daerah 2 Kabupaten OKU, RSF Asisten Daerah 3 Kabupaten OKU, YFA Kepala Bapenda Kabupaten OKU, LMH Kepala Bappeda Kabupaten OKU, MDS Swasta, RS Swasta dan AMT alias AN Swasta.
Sama seperti kemarin, di Gedung Ditreskrumsus Polda Sumsel terlihat lengang dan tak ada mobil plat luar Kota Palembang yang terparkir. Hanya ada beberapa anggota polisi yang terlihat melewati bagian depan gedung tersebut.
BACA JUGA: Tomat Cherry Banyak Mengandung Vitamin, Bisa Langsung Dimakan atau Dicampurkan ke Salad
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Nandang Mukmin Wijaya membenarkan Polda Sumsel memfasilitasi tempat untuk KPK melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah orang yang disebut KPK itu di Ditreskrimsus Polda Sumsel.
"Kita hanya memfasilitasi tempat di Ditreskrimsus ya, selebihnya itu kewenangan KPK" terangnya.
Dia mengatakan jika hingga saat ini pemeriksaan oleh KPK tersebut masih berlangsung. "Masih berlangsung, ditunggu saja (pemeriksaannya)," kata Nandang.
KPK telah menetapkan enam orang sebagai tersangka kasus dugaan korupsi di OKU. Para tersangka terdiri atas anggota DPRD OKU hingga Kepala Dinas PUPR OKU dan pihak swasta. Berikut rinciannya:
Kasus ini berawal saat tiga anggota DPRD OKU menagih fee proyek yang telah disepakati sejak Januari 2025 ke Nopriansyah selaku Kepala Dinas PUPR OKU karena sudah mendekati Lebaran. Nopriansyah pun menjanjikan fee yang diambil dari sembilan proyek di OKU tersebut akan dicairkan sebelum Lebaran.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Polresta Malang Kota memeriksa delapan pelajar SMPN 18 yang diduga menjadi korban kekerasan mantan kepala sekolah berinisial MAH.
Tim voli putra Indonesia mengalahkan Kirgiztan 3-0 di Asian Games 2026. Laga melawan Iran menjadi penentu peluang lolos ke fase berikutnya.
Pilur Gunungkidul di 31 kalurahan berjalan lancar. Lurah terpilih diminta tak jumawa dan merangkul seluruh warga demi kemajuan kalurahan.
HP lipat kini punya layar mendekati tablet mini. Namun, apakah foldable benar-benar bisa menggantikan tablet untuk hiburan dan pekerjaan?
Cari motor 250 cc bekas di bawah Rp15 juta? Ada Ninja 250, Ninja 250 SL dan CBR250R yang masuk daftar.
Memori HP penuh tanpa ingin hapus aplikasi? Coba 3 cara ini, mulai dari bersihkan cache hingga mengatur penyimpanan WhatsApp.