Advertisement
Menteri Hanif: Mulai Hari Ini, Kami Hentikan Sistem Open Dumping Sampah
Tumpukan sampah di TPA Piyungan Kabupaten Bantul. Antara - Hery Sidik
Advertisement
Harianjogja.com, DENPASAR—Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menyampaikan bahwa mulai hari ini pemerintah menghentikan seluruh sistem pengelolaan sampah open dumping.
“Mulai hari ini atas izin presiden kami hentikan pengelolaan sampah open dumping, ini penting kita ketahui bersama dan Bali mampu menyesuaikan ini," kata dia di Denpasar, Bali, Jumat (11/4/2025).
Advertisement
BACA JUGA: Tujuh TPA Terancam Kena Pidana
Menteri sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Indonesia itu menyebut Bali sebagai daerah prioritas dalam percontohan pengelolaan sampah.
Menghentikan sistem membuang sampah di lahan terbuka sendiri telah dilakukan bertahap, namun dari data Kementerian Lingkungan Hidup terdapat 343 TPA di Indonesia yang melakukan praktik open dumping sehingga harus ditangani.
Sementara itu saat ini Presiden Prabowo mendorong agar permasalahan sampah terselesaikan di masa Kabinet Merah Putih.
“Sehingga seluruh upaya dan sumber daya yang ada digunakan, dan akan dilakukan dengan sangat sistematis,” ujar Hanif sambil mengulang kembali perintah Presiden Prabowo agar merevisi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 35 Tahun 2018 yang mengatur pengelolaan sampah sebagai sumber energi.
Setelah tiga kali melakukan rapat terbatas dalam penanganan permasalahan sampah, akhirnya siang tadi sebelum terbang ke Bali hasil ini keluar, termasuk menghentikan sistem open dumping di TPA.
“Tadi siang sebelum berangkat semua rumusan telah disepakati, dan menjadi tugas saya sebagai pemrakarsanya, untuk itu kami akan percepat penyelesaian persoalan sampah,” kata Menteri Lingkungan Hidup.
Hanif juga menyinggung soal pertemuannya pada rapat koordinasi siang tadi, dimana Kementerian Lingkungan Hidup menyepakati kisi-kisi penyelesaian sampah untuk timbulan di atas 1.000 ton per hari.
“Bali jadi target utama dengan 3.000 ton lebih per hari (yang dihasilkan) tentu jadi prioritas untuk kami selesaikan,” kata menteri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- KemenPPPA Soroti Trauma Korban Penjambretan di Sleman
- Ketua KPK Ungkap Pola Baru OTT, Aliran Dana Kini Disamarkan
- Kalah di Pemilu Paruh Waktu 2026 Bisa Bikin Donald Trump Dimakzulkan
- Pesawat Smart Air Jatuh di Nabire, Diduga Gagal Lepas Landas
- Dugaan Tak Profesional, Tim SIRI Kejagung Periksa Sejumlah Kajari
Advertisement
Ribuan Anak di Bantul Belum Kantongi KIA, Disdukcapil Percepat Layanan
Advertisement
Wisata Bunga Sakura Asia Jadi Tren, Ini 5 Destinasi Favorit 2026
Advertisement
Berita Populer
- Prabowo Bahas Kerja Sama Kampus Inggris, Target 10 Universitas Baru
- Jadwal Terbaru KRL Jogja-Solo 28 Januari 2026, Tarif Tetap Rp8.000
- Menkeu Tunda Pajak Marketplace, Tunggu Ekonomi Tumbuh 6 Persen
- Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 28 Januari 2026, Mulai Pukul 05.00 WIB
- CIA Disebut Bangun Kehadiran Permanen AS di Venezuela
- Harga Cabai Rawit Merah Beringharjo Tembus Rp55.000, Pasar Lain Stabil
- Registrasi Nomor Seluler Baru Wajib Biometrik Mulai 2026
Advertisement
Advertisement



