Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo 27 Agustus, Polisi Tetapkan 3 Tersangka
Polda Metro Jaya menetapkan tiga tersangka dalam kasus tewasnya pedagang cermin Bambang Setiawan di Pejompongan, Jakarta Pusat.
Situasi kepadatan pemudik di Jalur Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabtu (5/4/2025). (ANTARA/Rubby Jovan)
Harianjogja.com, JAKARTA—Rekayasa arus lalu lintas untuk menyambut puncak arus balik Lebaran disiapkan oleh Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Barat bagi kendaraan yang melintasi sejumlah jalur utama di wilayah Jabar pada H+4 Lebaran 2025.
Direktur Lalu Lintas Polda Jabar Kombes Pol Dodi Darjanto mengatakan rekayasa lalu lintas juga diterapkan di sejumlah jalur wisata dan jalur selatan seperti di kawasan Gadog, Puncak, serta Nagreg, Kabupaten Bandung.
“Rekayasa lalu lintas diberlakukan di beberapa titik, seperti skema one way di Tol Trans Jawa dari KM 219 hingga KM 188,” katanya, Sabtu (5/4/2025)
Ia menambahkan hingga saat ini pergerakan kendaraan menuju Jakarta dan Bandung melalui jalur di Jabar terpantau dalam kondisi ramai dan lancar.
“Ada juga one way lokal seperti di Gadog (Puncak). Di Gadog ke arah Puncak kan buka tutup ya. Terus di Nagreg, ya buka tutup juga,” katanya.
Ia menjelaskan, peningkatan volume kendaraan arus balik sudah mulai terlihat sejak H+1 atau Rabu (2/4) malam hingga Jumat malam.
Data dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung mencatat hampir 300 ribu kendaraan melintas dari arah Tasikmalaya dan Garut menuju Bandung melalui jalur Nagreg hingga H+4 Lebaran.
Berdasarkan tren pergerakan kendaraan, Dodi memprediksi puncak arus balik akan terjadi pada Sabtu (5/4) sore hingga malam hari.
“Biasanya puncaknya itu mulai sore hari sekitar pukul 16.00 hingga 20.00 WIB,” katanya.
Pihaknya juga mengimbau para pengemudi untuk tetap waspada dan mematuhi arahan petugas di lapangan, terutama pada jam-jam rawan kepadatan yang kerap terjadi dari sore hingga dini hari.
Dodi menyampaikan bahwa penerapan rekayasa lalu lintas akan disesuaikan dengan data yang dikumpulkan petugas di lapangan. Jika arus kendaraan masih relatif landai, maka penambahan rekayasa belum diperlukan.
“Semua disesuaikan dengan situasi. Kalau arus masih landai, rekayasa tambahan belum kita lakukan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Polda Metro Jaya menetapkan tiga tersangka dalam kasus tewasnya pedagang cermin Bambang Setiawan di Pejompongan, Jakarta Pusat.
Studi terbaru menyebut Australia paling tangguh menghadapi bencana global. Namun, tidak ada negara yang benar-benar aman dari semua risiko.
AC mobil tidak dingin tak selalu karena freon. Kenali 8 penyebab mulai filter kabin, kondensor, extra fan hingga kompresor.
Xiaomi membuka beta HyperOS 4 Global dan EEA. Cek 7 HP yang kebagian serta cara daftar dan risiko sebelum memasang versi beta.
Anthropic mengungkap Claude dipakai aktor yang dikaitkan dengan Midnight Blizzard dalam operasi spionase siber terhadap Ukraina dan Eropa.
Sebanyak 20 perkara PHI di Bantul melibatkan 146 pekerja hingga September 2026. Sebanyak 18 perkara telah selesai melalui mediasi.