Advertisement
Banjir Bekasi, Ratusan Gardu Listrik PLN Dipadamkan Sementara
Anggota Kopasgat TNI AU mengevakuasi warga menggunakan perahu karet di Perumahan Pondok Gede Permai, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (4/3/2025). Banjir dengan ketinggian 20-300 cm yang melanda perumahan tersebut disebabkan meluapnya air Kali Bekasi. - Antara - Jasmine Nadhya Thanaya
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Sebanyak 147 gardu listrik dipadamkan sementara oleh PT PLN (Persero) untuk distribusi wilayah Bekasi, Jawa, Barat, akibat banjir, Selasa (4/3/2025).
Manager Komunikasi dan TJSL PLN Unit Induk Distribusi Jawa Barat Nurmalitasari mengatakan, pemadaman listrik dilakukan di beberapa wilayah terdampak di daerah Bekasi Timur (Gg Mawar), Kelurahan Teluk Pucung, Perumahan Taman Narogong Indah, dan Perumahan Kemang Pratama.
Advertisement
Lalu, Kelurahan Rawalumbu, Kelurahan Kalibaru Medan Satria, Kampung Pisangan, Perumahan Taman Kebalen, dan Wilayah Babelan sementara terpaksa dipadamkan selama kondisi masih memungkinkan.
"Pemantauan di lapangan dilakukan PLN dengan mengerahkan 128 petugas yang memastikan kondisi di lapangan secara terus menerus untuk mengevaluasi keselamatan infrastruktur kelistrikan sebelum dilakukan penyalaan kembali," katanya melalui keterangan resmi.
Nurmalitasari mengatakan pemulihan aliran listrik dilakukan secara bertahap, dengan koordinasi intensif bersama pihak berwenang dan masyarakat setempat guna memastikan keselamatan semua pihak.
BACA JUGA: Nikita Mirzani Ditahan Polisi Terkait Dugaan Kasus Pemerasan kepada Dokter
Dia memastikan PLN akan terus memberikan update perkembangan kondisi di lapangan dan berupaya melakukan pemulihan secepat mungkin.
"PLN juga mengimbau kepada masyarakat di wilayah terdampak untuk selalu waspada terhadap potensi bahaya kelistrikan saat banjir dan segera melaporkannya melalui PLN Mobile atau Contact Center 123," katanya.
Banjir dengan tinggi hampir tiga meter menerjang wilayah Bekasi, Jawa Barat pada Selasa (4/3/2025). Beberapa lokasi yang terdampak banjir yakni Kecamatan Jatiasih, yang juga menjadi salah satu wilayah terdampak banjir terparah.
Rendaman air di Kecamatan Jatiasih mencapai ketinggian tiga meter dan lebih dari 10.000 kepala keluarga menjadi korban. Kemudian, Kawasan elit Grand Galaxy City juga terendam banjir dengan ketinggian mencapai 1,25 meter.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Sebelum ke Beijing, Trump Kejar Gencatan Senjata dengan Iran
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
- Imbas Kasus Aktivis KontraS, Kabais TNI Serahkan Jabatan
- Krisis Pupuk Global Mengintai, Petani Indonesia Terancam
Advertisement
ASN di DIY Diminta Tinggalkan Kendaraan Pribadi Ketimbang WFA
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Pengolahan Mandiri Efektif, Sampah Residu di Demangan Jogja Berkurang
- Kebijakan WFH Final, Menkeu Purbaya Sebut Pengumuman Segera Dilakukan
- Kelelahan, Polisi Kapospam Tugu Jogja Meninggal Dunia Saat Bertugas
- Posko THR Bantul Terima 20 Aduan, 5 Kasus Dilimpahkan ke Provinsi
- KPK Dalami Pihak Sentral Lain dalam Kasus Korupsi Kuota Haji Hari Ini
- Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Daop 6 Jogja Padat 66 Ribu Penumpang
- Volume Sampah Libur Lebaran di Jogja Terkendali, Naik Tipis 7 Persen
Advertisement
Advertisement







