Advertisement
Waspada! BMKG Deteksi Keberadaan Siklon Tropis Bianca, Bisa Memicu Peningkatan Curah Hujan dan Gelombang Tinggi Laut
Ilustrasi cuaca buruk. - Pixabay
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Keberadaan siklon tropis Bianca yang dideteksi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) berpotensi memicu gelombang laut tinggi dan peningkatan curah hujan dalam 24 jam ke depan di sejumlah wilayah Indonesia.
Dilaporkan saat ini siklon tropis Bianca terdeteksi sedang berada di sekitar Samudera Hindia selatan Pulau Jawa. Adapun siklon tropis Bianca itu sebelumnya disebutkan merupakan bibit siklon tropis 99S yang kemudian setidaknya dalam 12 jam terakhir berkembang menjadi siklon tropis seperti saat ini.
Advertisement
BACA JUGA: Waspada! Peringatan Dini BMKG Banjir Rob di Area Pesisir
Berdasarkan hasil analisis tim Direktorat Meteorologi Publik BMKG, pusat sirkulasi sikloniknya berada di koordinat 18.3°Lintang Selatan (LS), 104.7° Вujur Тimur (BT), dengan kecepatan angin maksimum 65 kilometer per jam (50 knots) dan bertekanan maksimum 991 hPa.
Dalam 24 jam ke depan atau setidaknya sampai dengan 25 Februari pukul 07.00 WIB kecepatan angin maksimum siklon tropis Bianca dilaporkan berpotensi meningkat, tapi masih berada dalam kategori dua (terkendali).
Selama periode itu siklon tropis Bianca terus bergerak ke arah barat - barat daya menjauh wilayah Indonesia.
Namun bersamaan dengan pergerakan tersebut, tim monitoring BMKG memperkirakan siklon dapat menimbulkan dampak tidak langsung berupa peningkatan intensitas hujan dan gelombang laut tinggi di wilayah Indonesia.
Mulai dari hujan dengan intensitas sedang - lebat (lebih dari 5,0 mm per jam) di sebagian besar wilayah Provinsi Lampung, Provinsi Banten dan sejumlah daerah di pesisir selatan Jawa Barat.
Sementara untuk gelombang laut tinggi 1,25 - 2,5 meter di perairan barat Lampung, Selat Sunda bagian selatan, perairan selatan Banten - Jawa Timur, Samudera Hindia selatan Jawa Timur.
Kemudian, gelombang laut tinggi 2,5 meter - 4 meter diperkirakan terjadi di Samudera Hindia barat Lampung dan Samudera Hindia selatan Banten hingga Jawa Tengah.
BMKG mengimbau masyarakat untuk waspada karena hujan berpotensi memicu bencana hidrometeorologi berupa banjir dan tanah longsor bila berlangsung terus-menerus.
Demikian juga bagi nelayan dan pelaku pelayaran kapal, diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan selama beraktivitas dan selalu memantau perkembangan analisa cuaca dari BMKG.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
- Imbas Kasus Aktivis KontraS, Kabais TNI Serahkan Jabatan
- Krisis Pupuk Global Mengintai, Petani Indonesia Terancam
- Respons Yaqut Cholil Qoumas Seusai Diperiksa KPK Hari Ini
Advertisement
ASN di DIY Diminta Tinggalkan Kendaraan Pribadi Ketimbang WFA
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Catat, Ini Lokasi dan Tarif Parkir Resmi Kota Jogja Tahun 2026
- Pengolahan Mandiri Efektif, Sampah Residu di Demangan Jogja Berkurang
- Kebijakan WFH Final, Menkeu Purbaya Sebut Pengumuman Segera Dilakukan
- Kelelahan, Polisi Kapospam Tugu Jogja Meninggal Dunia Saat Bertugas
- Posko THR Bantul Terima 20 Aduan, 5 Kasus Dilimpahkan ke Provinsi
- KPK Dalami Pihak Sentral Lain dalam Kasus Korupsi Kuota Haji Hari Ini
- Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Daop 6 Jogja Padat 66 Ribu Penumpang
Advertisement
Advertisement







