Advertisement
Perusahaan Indonesia dan Turki Sepakat Bangun Pabrik Drone
Perusahaan asal Indonesia Republikorp dan perusahaan asal Turki Baykar Makina menandatangani perjanjian joint venture pembuatan pabrik drone di Indonesia, Rabu (12/2/2025) - YouTube Sekretariat Presiden
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Indonesia dan Turki sepakat melakukan kerja sama pembangunan pabrik drone di Indonesia yang tertuang dalam perjanjian joint venture antarperusahaan kedua negara.
Perjanjian joint venture pembuatan pabrik drone di Indonesia itu disepakati perusahaan asal Indonesia Republikorp dan perusahaan asal Turki Baykar Makina yang berspesialisasi dalam pembuatan pesawat tanpa awak, C4I, dan kecerdasan buatan.
Advertisement
Hal ini disampaikan Presiden Prabowo Subianto saat memberikan keterangan pers bersama Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan seusai melaksanakan pertemuan High Level Strategic Council di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Rabu (12/2/2025). "Perjanjian joint venture antara Republikorp dan Baykar untuk pembuatan pabrik drone di Indonesia," ujarnya dalam forum itu.
Tak hanya itu, Prabowo juga mendorong agar kedua negara dapat memperkuat kerja sama di bidang pertahanan dan keamanan. “Termasuk pendidikan dan latihan bagi personel angkatan bersenjata kita, kerja sama intelijen, dan kontra terorisme," katanya.
Apalagi, kata Prabowo, Indonesia sudah memiliki kerja sama yang baik dengan sejumlah perusahaan Turki. Misalnya, dengan Roketsan yang merupakan perusahaan pertahanan Turki yang memproduksi roket, rudal, dan peluru kendali.
Lalu, kerja sama lain dengan Askeri Elektronik Sanayi (Aselsan) yang merupakan industri elektronik militer, Havelsan yang merupakan perusahaan pertahanan ternama asal Turki milik Turkish Air Force Foundation dan Baykar, yakni perusahaan teknologi di Turki yang mengembangkan pesawat tanpa awak dalam negeri. “Kami ingin serius untuk ikut serta dalam program-program yang sedang dilaksanakan bersama Turki,” ucap Prabowo.
Selain perjanjian joint venture tersebut, ada 13 lain kesepakatan antara Indonesia dan Turkiye yang berisi terkait momerandum saling pengertian hingga perjanjian kedua negara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Ayatollah Khamenei Dikabarkan Meninggal dalam Serangan AS-Israel
- Perang AS-Israel vs Iran, 58 Ribu Jemaah Umrah RI Masih di Arab Saudi
- IRGC Klaim Selat Hormuz Ditutup Usai Serangan AS-Israel
- IRGC: Rudal Iran Hantam Pangkalan AS dan Israel
- Dampak Serangan AS-Israel, Korban Pelajar di Iran Tewas Capai 85 Orang
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp40.000, Tembus Rp3.085.000 per Gram
- Mahasiswa Coret Jilbab Polwan, Ini Respons Kepolisian
- AS Larang Warganya ke Iran, Marco Rubio Ancam Pembatasan Paspor
- OPINI: Merawat Kedaulatan, Mengakselerasi Ekonomi Kreatif DIY
- Ekonom UMY Soroti ART Indonesia-AS: Peluang Ekspor, Ancam Petani Lokal
- H-10 Lebaran, PU Pastikan Pantura Barat Bebas Lubang
- Trem di Milan Tergelincir, 2 Tewas dan 40 Luka-luka
Advertisement
Advertisement







