Nyeri Dada Seperti Ditusuk Bisa Jadi Tanda Robekan Aorta Mematikan
Nyeri dada seperti ditusuk bisa menjadi tanda robekan aorta mematikan. Dokter mengingatkan penanganan cepat penting untuk mencegah kematian.
Ilustrasi tawuran./Antara
Harianjogja.com, BIMA—Kampanye Pilkada Kota Bima, Nusa Tenggara Barat ricuh. Akibatnya, dalam kericuhan saat kampanye akbar yang digelar oleh pasangan calon (paslon) Wali Kota Bima nomor urut 1, H.A Rahman H Abidin-Feri Sofyan (Man-Feri) di Lapangan Umum Serasuba, Bima, Kamis (21/11/2024) tersebut, seorang pelajar berusia 16 tahun meninggal dunia.
Wakapolres Bima Kota, Kompol Herman menjelaskan bahwa korban adalah F, 16, pelajar asal Kelurahan Oi Mbo, Kecamatan Rasanae Timur, Kota Bima. Korban meninggal dunia karena mengalami luka tusuk senjata tajam.
Selain itu, ada juga dua orang yang mengalami luka-luka dan kini tengah dirawat intensif di RSUD Kota Bima. “Motif [kericuhan dan penusukan] masih kami dalami,” kata Kompol Herman, Kamis.
BACA JUGA: Bawaslu Surati Paslon Terkait APK yang Dipasang di Pohon
Untuk itu, pihaknya tengah berupaya mengumpulkan bukti rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian serta beberapa video hasil rekaman warga.
“Kami sudah tempatkan personel. Situasi di sana sudah jauh lebih kondusif,” ucap dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Nyeri dada seperti ditusuk bisa menjadi tanda robekan aorta mematikan. Dokter mengingatkan penanganan cepat penting untuk mencegah kematian.
Jadwal bola malam ini 20-21 Mei 2026 menghadirkan final Liga Europa Freiburg vs Aston Villa hingga final ASEAN Club Championship.
Perajin besek Bantul kewalahan hadapi lonjakan pesanan untuk kurban Iduladha, sebagian terpaksa tolak order.
Tawuran pelajar kembali pecah di dekat Stadion Mandala Krida, Jogja. Polisi menyebut aksi dipicu provokasi kelompok pelajar.
Siswa Sekolah Rakyat Gunungkidul masih belajar di luar daerah karena lahan belum tersedia, kuota terbatas
Jadwal puasa Tarwiyah dan Arafah 2026 jatuh 25–26 Mei berdasarkan penetapan awal Zulhijah Kemenag