DPR Buka Opsi Bentuk Pansus dan hak Angket Usai Putusan MK soal Ijazah Gibran
DPR membuka opsi Pansus dan Angket setelah putusan MK soal syarat pendidikan Gibran Rakabuming Raka.
Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono memberi sambutan dalam Konsolidasi Nasional Duta Petani Milenial/Duta Petani Andalan (DPM/DPA) yang diselenggarakan di Kota Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (2/11/2024). ANTARA/HO-Humas Kementan
Harianjogja.com, SEMARANG–Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono dinobatkan sebagai "Bapak Pembina Petani Milenial". Penobatan itu dilakukan dalam Konsolidasi Nasional Duta Petani Milenial/Duta Petani Andalan (DPM/DPA) yang diselenggarakan di Kota Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (2/11/2024).
Julukan sebagai Bapak Pembina Petani Milenial diberikan kepada Sudaryono karena ia terus mendukung generasi muda terjun ke sektor pertanian dalam meningkatkan produktivitas pangan nasional.
BACA JUGA: Petani Milienial di Sleman Rajin Manfaatkan Teknolgi Modern, Pemkab Beri Apresiasi
Wamentan menyatakan bahwa penghargaan tersebut menjadi dorongan semangat bagi dirinya untuk semakin berkomitmen mendukung generasi muda dalam dunia pertanian. "Penobatan ini menjadi pemicu semangat kami dalam meningkatkan regenerasi petani muda," kata Wamentan dalam keterangan di Jakarta, Sabtu.
Menurut Sudaryono, regenerasi petani muda sangat penting, mengingat komposisi petani di Indonesia saat ini masih didominasi oleh kalangan yang lebih tua. Dia menyebutkan, bahwa berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) 2023 menunjukkan bahwa 38,02 persen petani di Indonesia adalah generasi yang telah berusia 41 hingga 56 tahun.
Sementara itu, hanya 21,93 persen petani yang termasuk kategori petani muda, atau sekitar 6,2 juta orang dari total populasi petani. "BPS pada tahun 2023 mencatat sebanyak 38,02 persen petani di Indonesia adalah generasi baby boomers berusia 41-56 tahun, untuk petani muda, hanya 21,93 persen atau sekitar 6,2 juta orang," terangnya.
Sudaryono, yang akrab disapa Mas Dar, menilai bahwa generasi petani milenial memiliki peran besar dalam menjamin keberlanjutan sektor pertanian nasional.
Ia berharap generasi petani muda mampu mengatasi tantangan sektor pertanian modern dengan inovasi dan kreativitas, agar produksi nasional terus meningkat.
Sebagai anak petani asal Grobogan, Jawa Tengah, Sudaryono merasa memiliki tanggung jawab moral untuk menginspirasi petani muda di seluruh Indonesia.
Ia mengatakan akan berupaya menjadi sosok yang selalu hadir sebagai solusi bagi berbagai kekhawatiran dan tantangan yang dihadapi petani milenial.
Dengan dukungan ini, Sudaryono berharap lebih banyak anak muda tertarik bergabung ke sektor pertanian untuk memastikan ketahanan pangan nasional di masa depan.
"Saya menyambut dengan baik kegiatan ini. Sebagai bapak, kakak, atau abang asuh petani milenial, tentu saya ingin selalu berusaha menjadi solusi dari segala kekhawatiran dan tantangan para petani milenial," kata Sudaryono.
Acara tersebut dihadiri ratusan petani muda dan organisasi kepemudaan lain, yang datang untuk membangun sektor pertanian nasional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
DPR membuka opsi Pansus dan Angket setelah putusan MK soal syarat pendidikan Gibran Rakabuming Raka.
Polresta Sleman mencatat dua kasus penelantaran bayi sepanjang 2026. Keduanya dilakukan pasangan di luar nikah yang bingung mengasuh anak.
Prabowo mengingatkan sekitar 800 pati TNI-Polri untuk bekerja lebih baik, menjaga integritas, kompak, dan tidak mengulangi pelanggaran.
Google membatasi akses Gemini mulai 9 Oktober 2026. Pengguna gratis hanya mendapat Flash-Lite, sedangkan AI Plus kehilangan akses ke model Pro.
WJNC 2026 di Malioboro menampilkan kreativitas kontingen lewat kostum, koreografi, dan kesenian daerah yang menarik perhatian wisatawan.
Harga pakan ayam petelur melonjak hingga Rp8.155 per kg, membuat HPP telur Rp26.911, sementara harga jual hanya Rp19.000-Rp21.000.