Advertisement
Mendikdasmen Abdul Mu'ti Kejar Ketertinggalan Skor PISA, Pelatihan Guru Matematika Akan Digenjot
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti. - Dok. Muhammadiyah
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti akan mengejar ketertinggalan skor PISA dengan meningkatkan minat siswa terhadap pembelajaran sains dan teknologi, khususnya di bidang numerasi.
Ia menilai kemampuan berhitung dan memahami angka atau numerasi masyarakat Indonesia dari kalangan peserta didik hingga dewasa terbilang masih rendah, bahkan tidak sedikit pula yang menganggap pelajaran matematika sebagai momok.
Advertisement
“Numerasi kita kan masih rendah selain literasi kita juga masih rendah, bahkan sekarang di kalangan sebagian pelajar itu Matematika menjadi momok karena dibilang matematika ini buat kita mati-matian. Jadi kami mau buat matematika nantinya menyenangkan dan dapat diajarkan secara mudah,” kata Mu'ti usai Peresmian Pameran Bulan Bahasa di Kantor Kemendikdasmen Senin (28/10/2024).
BACA JUGA : Puncak Quipper Championship 2022 Digelar di UGM, Siswa SMAN 2 Balige Raih Juara I
Ia menilai kemampuan bidang numerasi sangatlah diperlukan dalam kehidupan sehari-hari, bahkan termasuk pada aspek kegiatan beragama, seperti untuk menghitung arah kiblat yang menggunakan logika sudut matematika.
Kemendikdasmen akan bergerak cepat guna mewujudkan pesan Presiden Prabowo Subianto yang ingin meningkatkan angka pelatihan guru matematika, khususnya untuk mengenalkan konsep dasar matematika kepada peserta didik di satuan pendidikan dasar.
“Karena itu Pak Prabowo juga menekankan angka pelatihan guru matematika yang kami sedang susun programnya. Mudah-mudahan bisa kami laksanakan di tahun 2025, terutama untuk matematika dari TK dan SD, tapi memang bukan matematika yang serius ngitung, lebih sebagai pengenalan konsep-konsep dasar matematika,” ujarnya.
Ia berharap hasil dari program penguatan minat dan kemampuan siswa pada bidang numerasi dasar tersebut dapat dilihat hasilnya dalam beberapa tahun mendatang, yang pada gilirannya dapat menguatkan kemampuan peserta didik pada bidang numerasi lanjutan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- OTT KPK: Uang Ratusan Juta Disita, Bupati Rejang Lebong Jadi Tersangka
- THR ASN 2026 Mulai Cair, Kemenkeu Salurkan Rp11,16 Triliun
- BPOM Selidiki Penjualan Tramadol Bebas di Warung-Warung
- KPK Periksa Budi Karya Sumadi Terkait Dugaan Korupsi Proyek Kereta Api
- Prabowo: Indonesia Aman Pangan di Tengah Krisis Global
Advertisement
Jadwal SIM Keliling di Sleman Rabu 11 Maret 2026, Cek Lokasinya
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Maret 2026, 1.880 Hektare Lahan Padi di Kulonprogo Panen
- TikTok Batal Ditutup di Kanada, Operasi Lanjut dengan Pengawasan Ketat
- Prediksi Bhayangkara FC vs Arema FC: Duel Krusial Papan Tengah
- Harga Emas Pegadaian: UBS Rp3,05 Juta dan Galeri24 Rp3,03 Juta
- Trump Ancam Iran: AS Akan Balas 20 Kali Lipat Jika Selat Hormuz Diblo
- KPK Tangkap Bupati Rejang Lebong Terkait Dugaan Fee Proyek
- Profil Muhammad Fikri Thobari, Bupati Rejang Lebong yang Terjaring OTT
Advertisement
Advertisement






