Advertisement
Berikut Kronologi 5 Kader PDIP Dijebak Gugat SK Pengurus DPP ke PTUN
Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto (tengah) saat konferensi pers di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Rabu (22/5/2024). (ANTARA - HO/PDIP)
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA– Lima kader PDI Perjuangan (PDIP) mengaku dijebak untuk memberikan tanda-tangan agar menggugat keabsahan Surat Keputusan alias SK Kepengurusan DPP PDIP tahun 2024 - 2025.
Hal tersebut diungkap oleh Juru Bicara 5 kader tersebut Jairi. Dia mengatakan klarifikasi dalam konferensi pers di Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (11/9/2024).
Advertisement
BACA JUGA: Pramono-Rano Buka Kans Anies Jadi Timses di Pilkada DKI Jakarta
Jairi didampingi empat rekannya yakni Djupri, Manto, Sujoko, dan Suwari. Kronologinya, Jairi bersama dengan temannya bertemu dengan Anggiat BM Manalu di sebuah posko tim pemenangan, untuk diminta memberikan dukungan terhadap demokrasi.
“Kami cuma dimintakan tanda tangan di kertas kosong, setelah itu kami diberikan imbalan Rp 300 ribu,” terang Jairi.
Karena sepakat dengan demokrasi, kelima kader bersedia memberikan dukungan. Mereka diberikan kertas putih kosong untuk tanda-tangan tanpa mengetahui dijadikan sebagai surat kuasa gugatan.
“Betul (kami tidak tahu kertas kosong itu akan digunakan untuk surat kuasa menggugat SKK DPP PDIP). Jadi kertas kosong itu kami tandatangani, tidak ada arahan atau penjelasan kepada kami. Cuma kami dimintakan tanda tangan saja,” urai Jairi.
Mereka juga menekankan bahwa gugatan SK DPP PDIP dibatalkan. “Kalau untuk gugatan itu, ya kami membatalkan. Kami tidak menuntut atau menggugat (SK DPP PDIP). Kami ini dalam posisi dijebak,” jelas Jairi.
Oleh sebab itu, kelima kader meminta maaf kepada Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri dan seluruh anggota PDIP se-Indonesia. “Sekali lagi kami meminta maaf kepada ketua umum kami, ibu HJ Megawati Soekarnoputri, beserta seluruh keluarga besar PDIP,” terangnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Ribuan Dapur MBG Bermasalah Program Gizi Disorot
- Kasus Amsal Berbuntut Panjang, DPR Desak Evaluasi Total Kejari Karo
- Anak Indonesia Nyaris Semua Online, PP Tunas Jadi Benteng Terakhir
- BMKG Turunkan Tim ke Maluku Utara dan Sulut Usai Gempa M 7,6
- Ngaku Tuhan Kedua, Dukun Cabul di Magetan Setubuhi Istri Pasien
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal Terbaru KA Prameks Jogja-Kutoarjo, 2 April 2026
- BMKG: Gempa M7,6 Ternate Akibat Sesar Naik, Warga Diminta Jauhi Pantai
- Event Jogja 2 April 2026, dari Tulus hingga Kirab Budaya
- Jadwal Misa Trihari Suci dan Paskah 2026 Paroki se-DIY
- Cicilan Koperasi Desa Kini Ditanggung Negara lewat Dana Daerah
- Ucapan Kamis Putih 2026, Penuh Makna Kasih dan Kerendahan Hati
- Listrik Padam Hari Ini: Sleman dan Kota Jogja Kena Giliran
Advertisement
Advertisement









