Advertisement
Penjelasan Pakar Terkait Etika di Meja Makan yang Benar pada Acara Resmi
Foto ilustrasi penyajian makanan pada acara resmi. - Istimewa.
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Makan adalah aktivitas yang dilakukan semua orang. Sangat sederhana, hanya memasukkan makanan ke dalam mulut, mengunyah lalu menelan. Akan tetapi pada acara resmi ternyata makan ada etikanya tersendiri yang tidak semua orang memahami.
Seorang Pakar Perhotelan dari Stipram Jogja Syawal Sudiro menjelaskan makan memang hal sederhana, tetapi ada etika di meja makan atau table manner. Hal ini biasanya berlaku ketika acara makan resmi. Ia menuturkan hal yang perlu diperhatikan ketika menghadiri table manner adalah pakaian harus menyesuaikan dengan undangan.
Advertisement
"Kalau dresscode batik ya kita ikuti batik, kalau pakai jas ya pakai juga jas. Nah saat duduk juga ada etika, ketika akan duduk kancing jas dilepas, supaya nyaman. Membawa tas diletakkan tas di sebelah kiri kursi yang kita duduki, atau kalau tidak ingin ditaruh di lantai biasanya membawa pengait khusus dikaitkan dengan kursi," ujarnya, Rabu.
BACA JUGA : OPD Pemkot Jogja Diminta Optimalkan Transaksi Hidangan Rapat lewat E-Nglarisi
Kemudian meletakkan napkin atau kain di bagian paha ketika duduk dengan tujuan untuk melindungi pakaian ketika ada makanan jatuh. Selain itu napkin juga bisa berfungsi untuk menutup ketika akan batuk saat makan atau membersihkan mulut.
Syawal mengatakan menyantap hidangan saat table manner biasanya secara bergantian. Makanan disajikan di meja lalu di makan dan berganti menu berikutnya. Rata-rata acara makan resmi seperti gala dinner butuh waktu sekitar 60 menit dan ragam menu sudah tertulis di meja makan.
Pada awal menu biasanya disajikan appetizer sebagai sebagai pembuka serta minuman, kemudian main course atau hidangan utama dan diakhiri dengan hidangan penutup. Peralatan yang digunakan untuk menyantap makanan ini telah tersedia di meja.
"Kalau sejenis roti nanti menggunakan pisau roti, jangan sampai salah antara pisau roti dengan pisau yang digunakan untuk makanan jenis daging. Karena di meja pasti tersedia dua jenis pisau, peralatan itu diambil dari luar ke dalam," ujarnya.
Ia menambahkan ketika menyantap hidangan pun ada etikanya. Di mana garpu berada di tangan kiri dan pisau di tangan kanan. Posisi garpu tertelungkup sehingga memberikan rasa nyaman ketika masuk ke mulut. "Hal lain yang perlu diperhatikan adalah ketika meninggalkan tempat duduk sementara, napkin dilipat kemudian diletakkan di sandaran kursi," ucapnya.
Kepala Program Studi D3 Perhotelan Stipram Deni Dwi Ananti mengatakan Seating System dan Table Manner Course yang digelar Rabu (21/8/2024) merupakan praktik mahasiswa semester 3. Adapun undangan yang dihadirkan merupakan beberapa perwakilan SMA di DIY serta orang tua mahasiswa. Tujuannya agar mahasiswa mengetahui secara langsung praktik di perhotelan.
"Mahasiswa praktik secara langsung bagaimana cara menyuguhkan makanan dalam undangan resmi, mereka mempraktikkan dari teori yang didapatkan di perkuliahan. Selain itu untuk bisa menjadi salah satu edukasi juga bagi peserta yang mungkin belum memahami," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Pendatang ke Jakarta Didominasi Usia Produktif Minim Keterampilan
- Perbedaan Jumat Agung dan Paskah, Jangan Sampai Keliru
- Ribuan Dapur MBG Bermasalah Program Gizi Disorot
- Kasus Amsal Berbuntut Panjang, DPR Desak Evaluasi Total Kejari Karo
- Anak Indonesia Nyaris Semua Online, PP Tunas Jadi Benteng Terakhir
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal Terbaru KA Prameks Jogja-Kutoarjo, 3 April 2026
- Tabrakan Maut di Sedayu Bantul, 3 Remaja Tewas
- Ancaman Trump Picu Ketegangan Baru, China Minta Perang Dihentikan
- Kronologi Brutal Pengeroyokan di Sleman, Berawal dari Geber Motor
- Kasus Amsal Sitepu: DPR RI Minta Kejagung Sanksi Tegas Kajari Karo
- Rekening Donasi Dibuka untuk Warga Iran Terdampak Konflik
- Jadwal Misa Jumat Agung 2026 di DIY
Advertisement
Advertisement









