Asian Games 2026: Indonesia Koleksi 13 Medali, Ini Rinciannya
Update medali Asian Games 2026, Indonesia telah mengoleksi 13 medali, terdiri dari 1 perak dan 12 perunggu.
Transfusi darah - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Skandal besar tercemarnya darah transfusi selama lebih dari empat dekade terbongkar di Inggris. Sekitar 30.000 warga Inggris didapati terinfeksi HIV dan hepatitis.
Malapraktek transfusi darah ini telah ditutupi selama lebih dari empat dekade oleh pemerintah Inggris.
Dilansir AlJazeera, menurut laporan Infected Blood Inquiry terinfeksinya ratusan ribu orang tersebut ketika pada 1970 hingga awal 1990 mereka mendapatkan transfusi darah yang ternyata sudah terinfeksi.
Transfusi darah diberikan kepada orang yang mengalami kecelakaan dan menjalani pembedahan. Akibatnya mereka menderita kelainan darah seperti hemofilia. Diperkirakan 3.000 orang meninggal dunia dan masih banyak lainnya yang menanggung penyakit selama seumur hidup akibat skandal tersebut.
Dalam laporan tersebut menyebutkan pemerintah Inggris dan National Health Service adalah pihak yang bertanggungjawab atas skandal transfusi darah tersebut.
Perdana Menteri Inggris, Rishi Sunak mengatakan skandal ini sebagai kegagalan moral yang berlangsung selama puluhan tahun.
"Hasil dari penyelidikan ini mengguncang bangsa kita hingga ke akar-akarnya," kata Sunak, dikutip pada Rabu (22/5/2024).
Dia juga menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat karena telah membiarkan para korban yang dibiarkan begitu saja tanpa tindakan medis lebih lanjut.
BACA JUGA: Gara-gara Penuhi Permintaan SYL, Kementan Punya Utang Miliaran Rupiah ke Vendor
"Laporan hari ini menunjukkan kegagalan moral selama puluhan tahun di jantung kehidupan nasional kita. Saya ingin menyampaikan permintaan maaf yang sepenuh hari dan tegas," jelasnya, dikutip dari BBC.
Sunak menyatakan siap bertanggungjawab kepada korban dengan memberikan total kompensasi lebih dari Rp9 triliun.
Brian Langstaff, pemimpin penyelidikan kasus tersebut mengatakan skandal itu sangat mengerikan dan pihak berwenang tidak sigap dalam menanganinya.
Dia juga menyampaikan pemerintah Inggris menyembunyikan kebenaran atas skandal transfusi darah. Bahkan, di tahun 1993 seorang pejabat menghancurkan dokumen terkait kasus itu.
"Penularan ini terjadi karena pihak berwenang, dokter, layanan darah, dan permintaan tidak mengutamakan keselamatan pasien," kata Brian.
Dia menyebutkan setidaknya 380 anak mengalami kelainan darah seperti HIV setelah melakukan transfusi darah yang dianggap dapat menyembuhkan penyakitnya.
Terlebih, lanjutnya, proses penyelidikan membutuhkan waktu lama akibat orang-orang penting telah meninggal atau tidak memiliki bukti yang kuat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Update medali Asian Games 2026, Indonesia telah mengoleksi 13 medali, terdiri dari 1 perak dan 12 perunggu.
Jadwal SIM Keliling Jogja Selasa 29 September 2026 tersedia di sejumlah lokasi. Cek jam layanan, syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 29 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan tiap stasiun dan tarif KRL Rp8.000.
Pemilih lintas domisili diminta diatur dalam revisi UU Pemilu, termasuk soal representasi politik bagi warga yang mencoblos jauh dari daerah asal.
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengingatkan 87 calon lurah untuk menghindari politik uang menjelang Pilur 2026.
Dua narapidana Lapas Cibinong diperiksa setelah ditemukan Ombudsman di area SAE yang disebut sebagai klaster mewah.