Advertisement
Hamas Sebut Israel Tak Serius tentang Gencatan Senjata dan Pertukaran Tawanan
Bendera Israel. Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, TEHERAN—Anggota penting kelompok perlawanan Palestina, Hamas mengatakan Israel belum menunjukkan keseriusannya dalam negosiasi tak langsung mengenai gencatan senjata dan pertukaran tawanan.
Definisi gencatan senjata secara universal sangat bervariasi. Secara umum, gencatan senjata aturan untuk pihak yang berkonflik berkomitmen untuk menghentikan kekerasan untuk sementara atau permanen. Dalam hal ini, gencatan senjata berarti mulai dari perjanjian kemanusiaan jangka pendek hingga dokumen formal terperinci yang menetapkan penghentian permusuhan secara permanen.
Advertisement
Wakil Menteri Luar Negeri pemerintahan Hamas, Ghazi Hamad, mengatakan rezim Israel mengajukan syarat yang berlebihan selama negosiasi dan tidak menunjukkan cukup keseriusannya untuk mencapai kesepakatan. Menurutnya, kabinet perang rezim pendudukan rela melanjutkan perang dan pembantaian di Gaza dan tidak memperhatikan para tawanan beserta keluarga mereka.
Akan tetapi, lanjut Hamad, Hamas akan terus melakukan negosiasi sampai ada kesepakatan signifikan yang menjamin penghentian perang, penarikan pasukan pendudukan, rekonstruksi Gaza serta pemulangan pengungsi.
Mengingat peningkatan kasus kelaparan di Jalur Gaza, sejumlah pihak internasional telah menekan rezim Israel, katanya, seraya menambahkan bahwa Hamas menyerukan tekanan lebih besar untuk rezim guna membuka rute pengiriman bantuan kemanusiaan ke Gaza melalui jalur darat dan laut.
Baca Juga
Google Pecat Karyawan yang Protes Proyek untuk Militer Israel
WHO Prihatin Israel Bom Tenda Pengungsi di Rafah
Tegas di Mahkamah Internasional! Menlu Retno Minta Israel Segera Mundur dari Gaza
Anggota biro politik Hamas, Husam Badran, sebelumnya telah mengesampingkan kemungkinan gencatan senjata sebelum bulan suci Ramadan lantaran selama pembicaraan baru-baru ini di Kairo, rezim Israel menolak usulan Palestina.
Hamas akan terus gencar melakukan negosiasi di tingkat internal untuk mencapai konsensus mengenai isu ini, katanya.
Badran juga menegaskan bahwa kelompok perlawanan Palestina itu tidak akan memberikan kelonggaran apa pun kepada rezim pendudukan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Cek Jadwal SIM Keliling Kulonprogo 15 April 2026 Lengkap
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal Pemadaman Listrik Jogja Hari Ini 14 April 2026
- Remaja Tewas di Arteri Madukoro Seusai Tabrak Lari Malam Hari
- Peta Mobil Terlaris Bergeser di Kuartal 1 2026, Ini Daftarnya
- Update WhatsApp iPhone Bikin Chat dan Foto Lebih Mudah
- Dapur MBG di Ngawi Meledak Timbulkan Luka Bakar, Diselidiki Labfor
- Kelok 23 Punya View Laut, Disiapkan Jadi Destinasi Baru
- Lubang di Sisi Kanan PSS Terbongkar di Banjarmasin
Advertisement
Advertisement






