Prabowo Perkuat Penanganan Karhutla dengan 17 Pesawat Water Bombing
Prabowo menambah 17 pesawat water bombing, 1.500 personel, serta 200 pompa untuk memperkuat penanganan karhutla di Kalimantan.
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Agus Harimurti Yudhoyono./Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menceritakan kronologi sebelum dia menjadi bagian dari Kabinet Indonesia Maju (KIM) sebagai salah satu menteri Presiden Joko Widodo (Jokowi).
AHY menceritakan detik-detik Presiden Jokowi meminta dirinya mengisi posisi sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Dia mengatakan dirinya mendapat telepon dari Istana dua hari sebelum pelantikan atau pada Senin (19/2/2024).
"Jadi Senin malam itu saya baru mendapat telepon dari Mensesneg Pak Pratik [Pratikno], hanya bertanya apakah ada di Jakarta dan beliau kemudian menyampaikan saya diterima oleh Pak Presiden Jokowi di Istana Merdeka," kata Ketua Umum Partai Demokrat itu, Rabu (21/2/2024).
Selanjutnya, putra sulung dari Presiden Ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini mengaku tidak mengetahui pembahasan apa yang akan difokuskan saat pertemuan dengan Jokowi.
Namun, setelah pertemuan pada Selasa (20/2/2024), Kepala Negara pun menyampaikan permintaan kepada AHY untuk masuk Kabinet Indonesia Maju.
“Kemarin, Selasa jam 8 [malam] di situlah beliau meminta saya untuk bergabung di kabinet, lalu juga menyampaikan bahwa hari ini akan dilakukan pelantikan," imbuhnya.
BACA JUGA: Resmi! AHY Jadi Menteri ATR dan Hadi Tjahjanto Menkopolhukam
Oleh sebab itu, AHY melanjutkan bahwa melalui mandat yang diberikan. Tentu, dia menilai jabatan barunya sebagai Menteri ATR/BPN ini merupakan tanggung jawab yang akan dijalankan sekuat tenaga meski periode kepemimpinan Jokowi hanya tersisa dalam masa 8 bulan.
"Walaupun kami juga menyadari ini adalah masa-masa yang tidak panjang, 8 bulan kurang lebih, tetapi saya selalu meyakini, dalam waktu berapa pun kita bisa berbuat yang terbaik untuk masyarakat dan juga negara," pungkas AHY.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Prabowo menambah 17 pesawat water bombing, 1.500 personel, serta 200 pompa untuk memperkuat penanganan karhutla di Kalimantan.
Jusuf Kalla mendorong kampus meningkatkan kualitas lulusan karena setiap tahun sekitar satu juta sarjana menghadapi lapangan kerja terbatas.
PSIM kalah 0-1 dari Persebaya. Van Gastel menjelaskan alasan baru melakukan empat pergantian pemain pada menit ke-85.
Prabowo menegaskan Indonesia kini menjadi eksportir pangan dan menawarkan industrialisasi bersama untuk memperkuat BRICS.
Warga Ngringo, Jaten, Karanganyar, Jevon Joechelin Jotham, tercatat dalam manifes Virgo Transport 8 yang masih dalam pencarian.
Desa Wisata Wukirsari, Kapanewon Imogiri, Bantul, menjadi lokasi workshop literasi keuangan yang mempertemukan anak-anak muda dengan pengelola desa wisata