Istana Tegaskan Belum Ada Rencana Reshuffle Kabinet Prabowo

Akbar Evandio
Akbar Evandio Selasa, 09 Juni 2026 09:57 WIB
Istana Tegaskan Belum Ada Rencana Reshuffle Kabinet Prabowo

Presiden Prabowo Subianto. ANTARA/Fathur Rochman

Harianjogja.com, JAKARTA— Istana Kepresidenan membantah kabar mengenai rencana reshuffle Kabinet Merah Putih yang belakangan beredar di sejumlah grup WhatsApp. Pemerintah menegaskan hingga saat ini Presiden Prabowo Subianto belum memiliki agenda untuk melakukan perombakan jajaran menteri, termasuk di sektor perekonomian dan keuangan yang sempat menjadi bahan spekulasi publik.

Penegasan tersebut disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi saat memberikan keterangan pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Senin (8/6/2026). Menurutnya, seluruh anggota kabinet masih fokus menjalankan tugas dan program kerja yang telah ditetapkan Presiden sehingga isu reshuffle tidak memiliki dasar yang dapat dikonfirmasi pemerintah.

“Sekali lagi dalam beberapa kesempatan sudah kami sampaikan bahwa sampai hari ini belum ada rencana, kalau tadi disebutkan perombakan apalagi besar-besaran terhadap Kabinet Merah Putih, belum ada,” ujar Prasetyo.

Prasetyo menjelaskan saat ini pemerintah tengah berkonsentrasi menyelesaikan berbagai program prioritas nasional. Karena itu, seluruh menteri dan pejabat terkait diarahkan untuk memusatkan perhatian pada pelaksanaan tugas masing-masing.

“Karena memang kita semua sedang bekerja keras, fokus, dan konsentrasi menjalankan tugas kita masing-masing,” katanya.

Evaluasi Kabinet Tetap Dimungkinkan

Meski membantah adanya reshuffle dalam waktu dekat, Prasetyo tidak menutup kemungkinan Presiden melakukan evaluasi terhadap kinerja kabinet apabila diperlukan di kemudian hari. Namun hingga saat ini belum ada keputusan maupun pembahasan yang mengarah pada perombakan susunan Kabinet Merah Putih.

Menurut dia, apabila pada suatu waktu Presiden memandang perlu melakukan perubahan dalam kabinet, pemerintah akan menyampaikan informasi tersebut secara terbuka kepada masyarakat.

“Jadi sampai hari ini belum ada rencana itu. Nanti pada waktunya kalau memang diperlukan pasti akan kami sampaikan kepada saudara-saudara,” tandas Prasetyo.

Isu Reshuffle Mencuat di Tengah Spekulasi Ekonomi

Belakangan, isu reshuffle kabinet mencuat bersamaan dengan beredarnya berbagai spekulasi mengenai posisi sejumlah pejabat di bidang ekonomi dan keuangan. Rumor tersebut berkembang di media sosial maupun grup percakapan digital dan memunculkan berbagai asumsi mengenai kemungkinan perubahan susunan kabinet pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Namun, Istana memastikan informasi yang beredar tersebut tidak dapat dibenarkan. Pemerintah menegaskan fokus utama saat ini adalah memastikan program-program prioritas berjalan sesuai target dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Di tengah munculnya isu reshuffle kabinet, Presiden Prabowo Subianto justru melakukan penguatan terhadap pelaksanaan program prioritas nasional melalui penataan kelembagaan. Salah satu langkah yang baru dilakukan adalah pelantikan Nanik S. Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), yang diharapkan dapat memperkuat implementasi program-program strategis pemerintah, termasuk di bidang pemenuhan gizi masyarakat.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online