Kebakaran TPA Jatibarang Semarang, 22 Warga Batuk dan Sesak Napas
Kebakaran TPA Jatibarang Semarang memasuki hari kelima. Sebanyak 22 warga mengalami batuk dan sesak napas akibat terdampak asap.
Kejadian dugaan penganiayaan yang dialami pendukung Ganjar saat membentengkan poster didepan iring-iringan Jokowi, Selasa (30/1/2024). - ist/Tangkapan Layar video yang beredar di Media Sosial
Harianjogja.com, JAKARTA–Pihak Istana Negara membantah adanya keterlibatan pasukan pengamanan presiden (Paspampres) dalam kasus dugaan penganiayaan saat kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Gunungkidul, Selasa (30/1/2024). Koordinator Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana menekankan Paspampres tidak melakukan tindak kekerasan terhadap pendukung Ganjar Pranowo.
Dia mengatakan bahwa dari pihak Paspampres pun telah mengklarifikasi bahwa anggotanya tidak melakukan kekerasan kepada masyarakat.
"Prinsipnya setiap kunjungan Presiden di mana pun kita tahu sendiri Presiden sangat terbuka berinteraksi dengan masyarakat,” ujarnya kepada wartawan di Kantor Kementerian Sekretariat Negara (Kemensesneg), Rabu (31/1/2024).
Lebih lanjut, Ari melanjutkan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak pernah membatasi masyarakat yang ingin mendekat setiap kali kunjungan ke daerah.
Bahkan, menurutnya selama ini masyarakat bisa langsung menyampaikan keluhan langsung kepada orang nomor satu di Indonesia itu.
"Itu situasi bagaimana cara Presiden merespons masyarakat. Jadi interaksi itu sama sekali tidak pernah ada policy atau kebijakan untuk membatasi masyarakat berinteraksi dengan Presiden. Nah, tentu pengamanan itu yang sering sekali terjadi di daerah, ya, dalam kunjungan kerja," ucapnya.
BACA JUGA: Bupati Gunungkidul Minta Batas Kelok 18 Harus Dipertegas
Menurutnya, selain mendengar keluhan masyarakat Kepala Negara pun terbuka dengan berbagai pilihan masyarakat yang mendukung pasangan calon (paslon) tertentu yang melakukan mobilisasi di lokasi kunjungan kerja.
"Walaupun ada teriakan paslon atau upaya untuk memobilisasi di pinggir jalan meneriakkan paslon dengan settingan tertentu, saya kira Presiden sama sekali tidak terganggu," kata Ari.
Pada Selasa (30/1/2024) seorang pria yang membawa spanduk bertuliskan “Selamat datang Bapak Jokowi, kami sudah pintar, kami pilih Ganjar” saat Jokowi berkunjung ke Gunungkidul, mengaku dipukul.
Pria tersebut dianiaya oleh dua orang yang diyakini aparat serta membawanya jauh dari kerumunan. Saat, rombongan Presiden melintas di depan Pasar Argosari. Iring-iringan presiden itu direkam oleh warga dan videonya dibagikan di beberapa media sosial. (Sumber: Bisnis.com)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Kebakaran TPA Jatibarang Semarang memasuki hari kelima. Sebanyak 22 warga mengalami batuk dan sesak napas akibat terdampak asap.
Riko Simanjuntak mengungkap latihan PSS Sleman selama jeda internasional sangat ketat. Tim bersiap menghadapi PSM Makassar.
Pemkot Jogja menargetkan 15 KKMP unggulan. Satu koperasi tiap kecamatan akan menjadi pilot project dengan pendampingan OPD.
Jalan Gose-Palbapang Bantul akan dilebarkan menjadi empat jalur sepanjang 1,7 km. Jalan dilengkapi median, trotoar, dan PJU untuk mendukung akses Pansela.
Alex Rins memuji keunikan Sirkuit Mandalika jelang MotoGP Indonesia 2026. Pembalap Yamaha itu juga mewaspadai cuaca panas dan ingin bangkit dari hasil buruk di
Gerindra meminta polemik ijazah Gibran dihentikan setelah putusan MK dan mengingatkan dampaknya terhadap kepastian hukum serta investasi.