Advertisement
AS Tutup Pangkalan Militer di Suriah Setelah 10 Tahun
Foto ilustrasi bendera Amerika Serikat. / Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, WASHINGTON—Militer Amerika Serikat (AS) resmi menarik seluruh pasukan dari pangkalan al-Tanf di Suriah selatan setelah hampir satu dekade beroperasi. Hal ini dikonfirmasi Komando Pusat AS (CENTCOM) yang menyatakan penarikan rampung pada 11 Februari dalam kerangka transisi berbasis kondisi (13/2/2026).
Penutupan Garnisun al-Tanf dilakukan di bawah Satuan Tugas Gabungan Operasi Inherent Resolve (CJTF-OIR), yang dibentuk pada 2014 untuk memerangi kelompok teroris ISIS. CENTCOM menyebut langkah tersebut sebagai bagian dari penyesuaian strategi di kawasan.
Advertisement
“Pasukan AS tetap siap merespons setiap ancaman ISIS yang muncul di kawasan ini, seraya mendukung upaya yang dipimpin mitra untuk mencegah kebangkitan kembali jaringan teroris tersebut,” kata Komandan CENTCOM Laksamana Brad Cooper dalam sebuah pernyataan.
“Menjaga tekanan terhadap ISIS sangat penting untuk melindungi tanah air AS dan memperkuat keamanan regional,” tambahnya.
BACA JUGA
Sementara itu, sumber pemerintah Suriah kepada kantor berita Anadolu pada Rabu (11/2) menyebut pemerintah Suriah telah mengambil alih pangkalan strategis di persimpangan perbatasan Irak dan Yordania tersebut. Unit Tentara Suriah dilaporkan telah dikerahkan ke lokasi bekas pangkalan militer AS itu.
Sebelumnya, pangkalan al-Tanf yang diperluas pada 2017 dan 2018 digunakan AS untuk memantau aktivitas militer kelompok-kelompok yang didukung Iran serta organisasi teroris ISIS. Pengawasan dilakukan termasuk melalui penggunaan balon pengintai di wilayah yang membentang ratusan kilometer antara perbatasan Yordania dan Sungai Efrat.
Penarikan pasukan AS dari al-Tanf menandai berakhirnya satu fase kehadiran militer Amerika Serikat di Suriah selatan, di tengah dinamika keamanan regional dan upaya berkelanjutan menekan ancaman ISIS di kawasan tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
- Imbas Kasus Aktivis KontraS, Kabais TNI Serahkan Jabatan
- Krisis Pupuk Global Mengintai, Petani Indonesia Terancam
- Respons Yaqut Cholil Qoumas Seusai Diperiksa KPK Hari Ini
Advertisement
Tol Baru dan Mudik Gratis Gerus Penumpang Terminal Wates Kulonprogo
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Krisis Energi, Purbaya: APBN Belum Diubah, Masih Aman
- Libur Lebaran Ramai, Kamar Hotel DIY Justru Banyak Kosong
- Tak Semua Orang Perlu Multivitamin Ini Kata Ahli Gizi
- Tak Perlu Buru-buru, Batas Lapor SPT Pajak Tiba-tiba Mundur
- Ambisi Calafiori Bawa Timnas Italia Akhiri Kutukan Absen Piala Dunia
- Satoria Hotel Yogyakarta Hadirkan Paket Halalbihalal Magical Raya
- Catat, Ini Lokasi dan Tarif Parkir Resmi Kota Jogja Tahun 2026
Advertisement
Advertisement





