HUT ke-81 RI, IDM Resmikan Rumah Layak Huni di Sleman
IDM meresmikan rumah layak huni ke-56 untuk warga Sleman dalam HUT ke-81 RI. Program TJSL ini menyasar masyarakat sekitar destinasi wisata.
Pengamatan visual BPPTKG menunjukkan guguran awan panas, Rabu (15/3/2023)/Ist BPPTKG
Harianjogja.com, PADANG —Selain Gunung Marapi di Sumatera Barat, Gunung Anak Krakatau dan Gunung Ili Lewotolok dilaporkan juga mengalami erupsi bersama pada Minggu (3/12/2023).
Data dari Magma Indonesia (ESDM) hingga Minggu (3/12/2023) pukul 21.00 WIB, Gunung Anak Krakatau tercatat paling intensif mengalami erupsi sebanyak 5 kali mulai pukul 06:26 WIB dengan tinggi kolom abu teramati ± 1500 meter di atas puncak.
BACA JUGA: Erupsi, Gunung Marapi Mengeluarkan Batu dan Pasir
Sementara itu, Gunung Ili Lewotolok dan Gunung Marapi Sumbar mengalami satu kali erupsi. Gunung Ili Lewotolok erupsi pukul 21:04 WITA dengan kondisi menyemburkan abu dan lava serta visual letusan tidak teramati.
Adapun, Gunung Marapi di Sumbar terpantau menyemburkan abu pukul 14:54 WIB dengan tinggi kolom abu teramati ± 3000 m di atas puncak. Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah timur.
Dampak dari kondisi Gunung Marapi ini, membuat wilayah di sekitar Gunung Marapi dilanda hujan abu dan pasir serta batu kerikil, seperti di wilayah Kota Bukittinggi dan Kabupaten Agam seperti Canduang dan Sungai Pua.
Untuk Agam, Kalaksa BPBD Agam Bambang Wasito mengatakan dalam siaran pers resmi BNPB bahwa dampak dari erupsi Gunung Marapi tidak hanya dirasakan di wilayah Agam saja. "Gunung Marapi ini tidak hanya berada di Agam saja, tetapi ada yang terbagi ke Kabupaten Tanah Datar. Dampaknya juga bisa ke daerah lain," tegasnya.
Dia mengatakan saat ini tim BPBD Kabupaten Agam sudah berada di dua wilayah yang paling dekat dengan puncak yakni Kecamatan Sungai Pua dan Kecamatan Canduang.
Selain itu, data dari Pusdalops BPBD Kabupaten Agam mencatat hujan abu vulkanik dari erupsi Gunung Marapi dilaporkan terjadi di wilayah Nagari Lasi, Kecamatan Canduang, Kabupaten Agam.
Hujan abu vulkanik dilaporkan turun dengan intensitas tinggi hingga membuat suasana Nagari Lasi menjadi sangat pekat dan gelap. BPBD juga telah memberikan masker kepada masyarakat sebagai upaya antisipasi terjadi dampak bagi kesehatan akibat abu tersebut.
Sementara itu, di wilayah Sungai Pua terjadi dalam intensitas rendah dengan durasi yang tidak terlalu lama. Hal itu diduga karena arah angin yang cenderung mengarah ke wilayah Kecamatan Canduang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
IDM meresmikan rumah layak huni ke-56 untuk warga Sleman dalam HUT ke-81 RI. Program TJSL ini menyasar masyarakat sekitar destinasi wisata.
Teknologi MotoGP seperti IMU, kontrol traksi, wheelie control, quick shifter, dan ABS kini hadir pada motor jalan raya.
Normalisasi sejumlah sungai di Kulonprogo dilakukan untuk mengantisipasi banjir saat musim hujan. DPRD mengecek pengerukan dan penguatan tepi sungai.
Cara merawat mobil listrik tidak hanya soal baterai. Simak panduan pengisian daya, fast charging, ban, coolant, software, dan penyimpanan.
Timnas Basket Indonesia kalah 53-98 dari Jepang di laga perdana Asian Games 2026. Simak jalannya pertandingan dan jadwal selanjutnya melawan Korea.
Kenali 6 aplikasi pesan hotel seperti Traveloka, Agoda, Booking.com, tiket.com, Expedia, dan Airbnb sebelum memilih penginapan.