Kementerian HAM Dukung Potongan Aplikator Ojol Maksimal 8 Persen
Kementerian HAM mendukung potongan aplikator ojol maksimal 8 persen demi perlindungan pekerja digital dan keadilan ekonomi platform.
Pendakwah Miftah Maulana Habiburrahman atau akrab disapa Gus Miftah saat berkunjung ke Balai Kota Surakarta, Jawa Tengah, Rabu (29/11/2023). - Antara/Aris Wasita
Harianjogja.com, SOLO—Wacana tentang ulama atau kiai tidak perlu berurusan dengan politik ditanggapi pendakwah Miftah Maulana Habiburrahman atau yang disapa Gus Miftah.
Ia menyebut sejarah pemimpin besar di Indonesia dikawal oleh wali dan kiai. "Joko Tingkir jadi Sultan Hadiwijaya berhasil karena dikawal Sunan Kalijaga, Raden Patah dikawal Walisongo, termasuk pak Jokowi dikawal oleh kiai-kiai," katanya saat mengunjungi Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka di Balai Kota Surakarta, Jawa Tengah, Rabu (29/11/2023).
Oleh karena itu, ia mengaku tidak setuju dengan ungkapan agar kiai tidak perlu berurusan dengan politik.
"Kalau ada yang mengatakan kiai nggak usah ngurusi politik, ngurusi ngaji saja. Itu salah. Ini bahasa yang sengaja disampaikan oleh orang fasik agar dekat dengan politikus. Kiai saya dorong dengan siapapun," katanya.
Ia mengatakan selama ini aktif menjalin komunikasi dengan para kiai, termasuk Gerakan Kiai Kampung yang dia dirikan. "Setiap zona saya kumpulkan 1.000 kiai. Ini jauh sebelum hajatan pilpres. Kebetulan ini bisa kami komunikasikan dengan mas Gibran," katanya.
BACA JUGA: DP3AP2KB Jogja Tangani 168 Kasus Kekerasan Selama 2023, Laki-Laki Juga Jadi Korban
Ia mengatakan salah satu program pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka adalah memberikan perhatian kepada para kiai, termasuk kiai kampung yang selama ini jarang tersentuh.
"Kiai kampung kalau saya mengistilahkan seperti tentara angkatan darat bagian infanteri, jadi kiai yang langsung bersentuhan dengan masyarakat. Dalam hal ini sebagai garda terdepan untuk menjaga keberlangsungan akidah ahli sunnah wal jamaah," katanya.
Meski demikian, ia tidak ingin para kiai kampung ini merasa dimanfaatkan sekadar untuk hajatan pemilihan presiden, pilkada, pileg.
Oleh karena itu, ke depan pihaknya akan membuat semacam kepengurusan agar hubungan yang baik dapat terus terjaga, yakni tidak hanya berlangsung sampai kampanye berakhir tapi seterusnya. "Ke depan ketika Mas Prabowo, Mas Gibran sesuai yang kami doakan bisa jumeneng, kiai-kiai ini yang kami minta memberikan masukan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kementerian HAM mendukung potongan aplikator ojol maksimal 8 persen demi perlindungan pekerja digital dan keadilan ekonomi platform.
SIM keliling Bantul hari ini hadir di Halaman Kantor Kalurahan Wukirsari. Cek jadwal lengkap dan syarat perpanjangan SIM A dan C.
Bedah buku berjudul Budidaya Bawang Merah Asal Biji digelar di Padukuhan Dayakan 2, Kalurahan Kemiri, Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul, Rabu (20/5).
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.
Garebeg Besar 2026 di Keraton Jogja digelar tanpa kirab prajurit. Prosesi tetap sakral meski format disederhanakan.
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.