B50 Resmi Dirilis, Warga Harap BBM Lebih Murah dan Ramah Lingkungan
Peluncuran B50 disambut positif pengguna jalan. Warga berharap BBM lebih murah, ramah lingkungan, dan stok stabil.
Warga lansia - ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Warga lanjut usia (lansia) di Indonesia diprediksi terus melonjak jumlahnya hingga 2045. Kepala Divisi Psikiatri Geriatri Departemen Psikiatri FKUI-RSCM Martina Wiwie Nasrun menyebutkan kiat meningkatkan kualitas hidup warga lansia.
Menurut dia relasi sosial menjadi aspek paling penting dalam meningkatkan kualitas hidup lansia sebab berdampak pada pemberdayaan dan produktivitas lansia di masa tua.
“Jadi setiap orang berbeda-beda, ya, aspek yang menentukan kualitas hidupnya, tapi penelitian terbaru di daerah Manggarai itu menyimpulkan yang paling berarti untuk menentukan kualitas hidup lansia itu adalah relasi sosial, bukan uang dan lainnya,” kata Martina di Jakarta, Senin (23/10/2023).
Ia menerangkan relasi sosial tersebut berperan dalam mengubah pikiran negatif yang kerap kali menyerang lansia menjadi berbagai aktivitas sosial yang sifatnya positif. Selain itu, relasi sosial juga menambah pengetahuan dan meningkatkan kapasitas diri lansia.
Oleh karena itu, Martina menganjurkan agar para lansia memiliki komunitas yang sebaya atau dengan hobi yang sama.
Mengaitkan dengan produktivitas, ia mengingatkan tolak ukur aspek tersebut tidak selalu dalam bentuk menghasilkan uang.
Dalam konteks warga lansia, produktivitas dapat pula diartikan sebagai kegiatan diri untuk menghasilkan sesuatu, baik dalam bentuk barang, kesenangan, maupun peningkatan kapasitas diri dan modal sosial lansia di masyarakat.
Produktivitas dan pemberdayaan yang dilakukan lansia di hari tua tersebut, kata Martina, pastinya akan berdampak positif pula pada kualitas hidup masing-masing.
BACA JUGA: Jumlah Lansia Terus Bertambah, Ini Antisipasi Pemerintah
Ia mendefinisikan kualitas hidup sebagai persepsi lansia terhadap posisinya sesuai dengan nilai, budaya, maupun pandangan dari lingkungan hidup masing-masing yang berkaitan erat pula dengan tujuan serta harapan hidup lansia.
"Relasi sosial membantu sekaligus memotivasi lansia menjalani gaya hidup sehat, emosi positif, serta mampu menyesuaikan diri dengan kondisi psikososial yang dihadapi agar tetap memperoleh kebahagiaan. Kualitas hidup mereka jelas jadi meningkat," ujar Martina.
Dengan membangun relasi sosial, ia kembali menegaskan lansia memiliki kesempatan untuk meningkatkan kualitas hidup di hari tua.
Berdasarkan Sensus Penduduk Indonesia 2020 menunjukkan, jumlah penduduk lanjut usia atau lansia di Indonesia mencapai 9,78% dari total penduduk.
Satu dekade sebelumnya, persentase penduduk lansia di Indonesia hanya 7,59%, artinya terjadi lonjakan sebesar 2,19%. Lonjakan jumlah penduduk lansia itu terjadi seiring dengan menurunnya jumlah penduduk muda usia 0-14 tahun. BKKBN merilis jumlah lansia di Indonesia diproyeksikan mencapai 19,9 persen pada tahun 2045.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Peluncuran B50 disambut positif pengguna jalan. Warga berharap BBM lebih murah, ramah lingkungan, dan stok stabil.
Harga emas Antam naik jadi Rp2.655.000 per gram. Simak daftar lengkap harga emas UBS dan Galeri24 terbaru hari ini.
Harga cabai rawit merah mencapai Rp59.850 per kg menurut PIHPS. Simak daftar lengkap harga pangan terbaru, mulai beras, telur hingga daging.
Febrie Adriansyah mundur dari jabatan Jampidsus dan suratnya diterima Jaksa Agung. Kasus penggeledahan rumah di Sentul masih didalami polisi.
Spanyol melaju ke semifinal Piala Dunia 2026 usai menaklukkan Belgia 2-1. Gol Mikel Merino di menit akhir jadi penentu kemenangan dramatis.
Redaksi Harian Jogja kembali menghadirkan rangkuman Top Ten News edisi Sabtu (11/7/2026) yang merangkum berbagai isu paling hangat dan strategis.