BKPM Ungkap Penyebab Lelang Sistem OSS Rp26,46 Miliar Gagal
BKPM mengungkap lelang pengembangan sistem OSS senilai Rp26,46 miliar gagal karena tidak ada penyedia yang sanggup menyelesaikan proyek.
Prabowo Subianto - Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Bakal calon presiden Prabowo Subianto memastikan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) akan tetap berada dibawahi kewenangan langsung oleh presiden jika terpilih menjadi orang nomor di Indonesia.
Saat itu, Prabowo menjadi pembicara dalam forum Dialog Kebangsaan yang diselenggarakan oleh Polri. Dia merasa, selama ini berkembang isu dirinya akan membuat insitusi Polri berada di bawah Kementerian Pertahanan (Kemhan) atau Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
“Banyak orang mengatasnamakan saya dulu, pernah dulu dikatakan kalau presidennya Prabowo nanti, polisi akan dikembalikan di bawah menhan, atau di bawah mendagri atau di bawah menteri apa,” ujar Prabowo seperti video yang diunggah akun Instagram Gerindra, @gerindra, Senin (18/9/2023).
Meski demikian, menteri pertahanan ini membantah isu tersebut. Menurutnya, komando ke Kapolri akan lebih mudah apabila langsung dibawahi atau dipilih oleh presiden.
“Coba bayangkan kalau saya jadi presiden, lebih gampang langsung ke Kapolri, atau lewat lapisan-lapisan lain, tebak? Pakai logika saudara-saudara. Presiden kan lebih gampang kalau dia kasih intruksi, dia pegang full [penuh],” kata Prabowo.
BACA JUGA: Dukung Prabowo, Visi Perubahan Partai Demokrat Dipertanyakan
Lebih lanjut, dia berpendapat salah satu prasyarat agar Indonesia menjadi negara kuat yaitu personel kepolisian yang unggul. Ketua umum Partai Gerindra ini meyakini, tidak ada negara hebat tanpa aparat yang juga hebat.
"Dalam sejarah peradaban manusia, negara yang kuat, negara yang berhasil, selalu punya polisi yang unggul polisi yang hebat, polisi yang dicintai rakyat," ungkap Prabowo.
Tak lupa, Prabowo ucapkan terima kasih karena Polrintel mengundangnya untuk memaparkan hasil pemikirannya terkait pentingnya persatuan dan kesatuan bagi masa depan bangsa Indonesia.
Sumber: Bisnis.com
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BKPM mengungkap lelang pengembangan sistem OSS senilai Rp26,46 miliar gagal karena tidak ada penyedia yang sanggup menyelesaikan proyek.
Pesawat Cassa TNI AU tergelincir di runway 03-21 Bandara Sultan Hasanuddin pada Selasa, 25 Agustus 2026.
LPSK memberikan pelindungan kepada FH, saksi kasus Febrie Adriansyah, karena menilai ada potensi ancaman meski belum nyata.
Penonton Solo dan Yogyakarta menjadi salah satu saksi pertama kemegahan film Operasi Pesta Copet, yang menjalani proses syuting di tengah festival musik
UMKM Banyumas Raya mencatat potensi ekspor US$26.000 atau sekitar Rp460 juta melalui business matching KKI 2026.
Wabup Kulonprogo mengecek tukang becak yang masuk desil 9. Data kemiskinan dievaluasi agar bantuan dan akses pendidikan tepat sasaran.