Prabowo Naikkan Anggaran Riset Jadi Rp4 Triliun, Ini Fokusnya
Pemerintah tingkatkan anggaran riset hingga Rp4 triliun, fokus pada solusi nyata seperti waste to energy dan transisi energi.
Harun Masiku/RRI.co.id
Harianjogja.com, JAKARTA—Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerima informasi bahwa Harun Masiku sempat keluar dari Indonesia melalui jalur tidak resmi.
Menurut Plt. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur, hal tersebut yang membuat tersangka dugaan suap penetapan anggota DPR terpilih 2019-2024 itu tak tercatat saat melakukan perjalanan keluar dari Indonesia.
BACA JUGA: Harun Masiku Disebut Sembunyi di Dalam Negeri, Ini Respons PDIP
"Dalam perkembangannya, info yang kami terima yang bersangkutan itu sudah keluar dari Indonesia, tetapi tidak melalui jalur resmi sehingga tidak tercatat pada saat keluarnya," kata Asep kepada wartawan, dikutip Minggu (13/8/2023).
Informasi tersebut lalu ditindaklanjuti oleh KPK dengan mengirimkan tim ke negara tetangga, guna mengecek informasi keberadaan Harun. Koordinasi juga dilakukan dengan Divisi Hubungan Internasional (Hubinter) Polri.
Adapun belum lama ini, keberadaan mantan calon legislatif PDI Perjuangan atau PDIP itu diungkap berada di dalam negeri.
Informasi tersebut berdasarkan data perlintasan yang diungkap oleh Kepala Divisi (Kadiv) Hubinter Polri Irjen Pol Krishna Murti, sehingga mematahkan beberapa isu belakangan terkait dengan keberadaan Harun di luar negeri.
Meski demikian, Polri maupun KPK tak menyangkal bahwa Harun sempat pergi ke luar negeri. Dia bahkan pernah terekam kamera CCTV Bandara Internasional Soekarno-Hatta sekitar Januari 2020, namun luput dari pendataan Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham).
"Iya, [itu] data perlintasan yang lama. Melintasnya terhitung karena memang perlintasan itu. Sampai sekarang belum tercatat lagi [keluar]," jelas Asep.
Di sisi lain, Jenderal Polisi bintang satu yang bertugas di KPK itu mengatakan bahwa Polri memiliki mekanisme kerja sama dengan Kepolisian di negara lain. KPK bisa ikut serta dalam kerja sama itu, khususnya untuk menangkap buron atau DPO lembaga tersebut.
Kepala Divisi Hubungan Internasional Polri Irjen Pol Krishna Murti sebelumnya mengatakan bahwa Harun diketahui berada di dalam negeri berdasarkan data perlintasannya. Sebelumnya, mantan calon legislatif (caleg) PDIP itu sempat dikabarkan berada di Kamboja.
"Ada data perlintasannya yang menunjukkan bahwa yang bersangkutan ada di dalam negeri," ujar Krishna usai bertemu dengan pimpinan dan pejabat struktural Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Gedung Merah Putih, Jakarta, Senin (7/8/2023).
Dia mengungkap bahwa data perlintasan yang dimiliki Polri itu menunjukkan bahwa Harun sempat keluar Indonesia, namun kembali lagi dalam jangka waktu sehari saja.
Akan tetapi, Jenderal Polisi bintang dua itu membantah apabila Harun Masiku keluar masuk Indonesia selama pelariannya.
"Setelah dia keluar dia balik lagi ke dalam. Jadi dia sebenarnya bersembunyi di dalam tidak seperti rumor," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Pemerintah tingkatkan anggaran riset hingga Rp4 triliun, fokus pada solusi nyata seperti waste to energy dan transisi energi.
Korban tewas gempa magnitudo 7,4 di Kolombia bertambah menjadi 265 orang. Sebanyak 3.494 warga terluka dan 496 lainnya masih dinyatakan hilang.
EcoTank Epson tembus penjualan 100 juta unit secara global. Indonesia menjadi negara pertama yang memperkenalkan teknologi printer tangki tinta Epson.
Google resmi meluncurkan Pixel 11 Series yang terdiri dari Pixel 11, Pixel 11 Pro, Pixel 11 Pro XL, dan Pixel 11 Pro Fold. Dibekali Tensor G6, Gemini AI terbaru
ASUS ExpertBook P5 G2, Laptop Kerja Terbaik Berbasis Intel Core Ultra Series 3Performa, efisiensi dan keamanan kelas bisnis dalam laptop berdesain ringkas
MK cabut larangan penggunaan lambang Garuda Pancasila di luar ketentuan UU. Masyarakat kini bebas memakai Garuda di kaus, topi, hingga atribut lainnya tanpa san