Advertisement
Sopir Truk Mendadak Meninggal Dunia saat Membetulkan Tali Muatan di Jalan Jogja-Solo
Ilustrasi. - Antaranews/Ridwan Triatmodjo
Advertisement
Harianjogja.com, SUKOHARJO—Seorang sopir truk meninggal dunia mendadak saat sedang membetulkan tali muatan di jalan Jogja-Solo tepatnya di RT 002/RW 011, Dukuh Citran, Kelurahan Pucangan, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Kamis (10/8/2023) malam.
BACA JUGA : Pukul Sopir dan Kernet Truk, Warga Berbah Ditangkap
Advertisement
Kapolsek Kartasura, AKP Tugiyo, mewakili Kapolres Sukoharjo, AKBP Sigit menjelaskan sopir tersebut diduga terkena serangan jantung. “Korban merupakan sopir truk bernama Bagus Sukresna, 25, asal Gondang, Kabupaten Sragen. Korban dimungkinkan atau diduga terkena serangan jantung,” terang Jumat (11/8/2023).
Salah seorang saksi melihat korban sedang membetulkan tali pengikat muatan truk sekitar pukul 23.20 WIB. Sekitar pukul 23.30 WIB, saksi tersebut melihat korban terjatuh. Saat coba dibangunkan, korban tidak merespons. Saksi itu lantas meminta bantuan temannya untuk membangunkan korban, namun juga tak ada respons. Mereka lantas melapor ke Polsek Kartasura.
Aparat bersama tenaga medis dari Puskesmas Kartasura mengecek kondisi korban yang ternyata sudah meninggal dunia. Tidak ditemukan bekas tanda penganiayaan. Barang milik korban juga tidak ada yang hilang. Setelah dihubungi, pihak keluarga menerima musibah itu dengan lapang dada.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Greenhouse Melon Ketitang Jadi Daya Tarik Baru Wisata di Klaten
Advertisement
Berita Populer
- Silaturahmi di Gunungkidul, Ini Pesan Penting Sultan HB X
- IUP Bermasalah Terancam Dicabut, Prabowo Beri Waktu Seminggu
- Prabowo: 70 Persen Energi Asia Timur Lewat Laut Indonesia
- PBB Pastikan Gugurnya TNI di Lebanon Akibat Serangan Tank Israel
- Penyerbuan Al Aqsa Picu Kecaman, MHM Soroti Pelanggaran
- BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem di DIY Mulai 9-11 April
- Pemerintah Pertimbangkan Stop Kirim PMI ke Timur Tengah
Advertisement
Advertisement






