Advertisement
Presiden Korsel Naikkan Bantuan untuk Ukraina menjadi Rp2,25 Triliun
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dan Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol berjabat tangan setelah pernyataan bersama, di Kyiv, Ukraina 15 Juli 2023. REUTERS - Valentyn Ogirenko.
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol akan meningkatkan bantuan untuk Ukraina menjadi US$150 juta atau setara Rp2,25 triliun pada tahun 2023 dari US$100 juta tahun lalu. Hal itu dilakukan seusai Yoon Suk-yeol melakukan kunjungan mendadak ke Ukraina bersama istrinya.
Kantor Kepresidenan Korea Selatan mengatakan Yoon Suk-yeol melakukan perjalanan ke Ukraina bersama istinya, Kim Keon-hee, setelah perjalanan ke Lithuania untuk pertemuan puncak NATO dan ke Polandia. Ini adalah kunjungan pertama Yoon Suk-yeol sejak Rusia menginvasi Ukraina hampir 17 bulan lalu.
Advertisement
Setelah kedua pemimpin bertemu, Volodymyr Zelenskyy berterima kasih kepada Seoul atas dukungan kuatnya terhadap kedaulatan dan integritas teritorial Ukraina, serta bantuan politik, keamanan, ekonomi, dan kemanusiaan yang signifikan.
“Hari ini, selama kunjungan pertama presiden Republik Korea ke Ukraina dalam sejarah hubungan kami, kami berbicara tentang segala hal yang penting bagi orang-orang untuk menjalani kehidupan yang normal dan aman. Terima kasih untuk pembicaraan yang berarti. Terima kasih atas dukungan kuat Anda," kata Zelenskyy, mengutip Aljazeera, Minggu (16/7/2023).
Yoon berjanji untuk memperluas skala bantuan militer tidak mematikan negaranya ke Ukraina, menambahkan bahwa bantuan kemanusiaan akan ditingkatkan menjadi US$150 juta atau setara Rp2,25 triliun pada tahun 2023 dari US$100 juta tahun lalu.
Yoon juga mengatakan bahwa ia dan Zelenskyy setuju untuk bekerja sama dalam upaya rekonstruksi pascaperang di Ukraina. Selain itu, Korea Selatan juga akan meluncurkan dana beasiswa yang dinamai Yoon dan Zelenskyy untuk memperluas dukungan bagi pelajar Ukraina di Korea Selatan.
Sebelumnya, Yoon mengunjungi Bucha dan Irpin, dua kota kecil dekat Kyiv di mana kuburan massal dan mayat warga sipil ditemukan di jalanan setelah pasukan Rusia mundur dari wilayah ibu kota tahun lalu. Dia meletakkan bunga di monumen kematian perang negara itu.
“Presiden pertama-tama mengunjungi situs pembantaian kota Bucha di dekat ibu kota Kyiv dan kota Irpin, di mana serangan rudal terkonsentrasi di daerah pemukiman sipil,’ kata penasihat senior Yoon untuk urusan pers, Kim Eun-hye, dalam sebuah pernyataan.
Dalam tanggapan tertulisnya baru-baru ini terhadap pertanyaan dari The Associated Press, Yoon mengatakan bahwa keamanan kawasan Atlantik dan Indo-Pasifik saling terkait erat.
“Secara khusus, perang di Ukraina telah mengingatkan kita semua bahwa krisis keamanan di satu tempat tertentu. kawasan dapat memiliki dampak global,” jelasnya.
Sebagai sekutu Amerika Serikat dan pengekspor senjata yang meningkat, Korea Selatan menghadapi tekanan baru untuk menyediakan senjata ke Ukraina, yang ditentang oleh pemerintahan Yoon demi bantuan kemanusiaan dan keuangan, mewaspadai pengaruh Rusia atas Korea Utara.
Yoon telah mengatakan bahwa pemerintahannya sedang bersiap untuk mengirim peralatan penjinak ranjau dan ambulans, mengikuti permintaan dari Ukraina, dan akan bergabung dengan dana perwalian NATO untuk Ukraina..
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Aljazeera.com, Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
- Imbas Kasus Aktivis KontraS, Kabais TNI Serahkan Jabatan
- Krisis Pupuk Global Mengintai, Petani Indonesia Terancam
- Respons Yaqut Cholil Qoumas Seusai Diperiksa KPK Hari Ini
Advertisement
ASN di DIY Diminta Tinggalkan Kendaraan Pribadi Ketimbang WFA
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Catat, Ini Lokasi dan Tarif Parkir Resmi Kota Jogja Tahun 2026
- Pengolahan Mandiri Efektif, Sampah Residu di Demangan Jogja Berkurang
- Kebijakan WFH Final, Menkeu Purbaya Sebut Pengumuman Segera Dilakukan
- Kelelahan, Polisi Kapospam Tugu Jogja Meninggal Dunia Saat Bertugas
- Posko THR Bantul Terima 20 Aduan, 5 Kasus Dilimpahkan ke Provinsi
- KPK Dalami Pihak Sentral Lain dalam Kasus Korupsi Kuota Haji Hari Ini
- Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Daop 6 Jogja Padat 66 Ribu Penumpang
Advertisement
Advertisement





