Advertisement
Pesan Jokowi: Jangan Lihat Papua dari Sisi Negatif
Presiden Joko Widodo mengunjungi Pasar Pharaa, Kecamatan Sentani, Kabupaten Jayapura, pada Jumat, 7 Juli 2023. Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka mengecek secara langsung harga kebutuhan pokok yang ada di Pasar Pharaa.. Dok BPMI Setpres RI.
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta kepada seluruh pihak dan masyarakat untuk melihat Papua tak selalu dari sisi negatif, melainkan dari wajah positif.
Jokowi menilai Papua, yang dijuliki Surga kecil dari Timur ini, memiliki terangnya tersendiri. Salah satunya dari minat pelajar yang makin gemar berhitung hingga industri kreatif yang terus berkembang di masyarakat setempat.
Advertisement
"Tolong kita jangan selalu [melihat sisi negatif], kita harus selalu melihat yang positifnya. Anak-anak muda yang di industri kreatif, anak-anak muda yang kreatif ini harus dilihat positifnya. Jangan dilihat [negatif] saja," ujarnya dikutip melalui YouTube Sekretariat Presiden, Sabtu (8/7/2023).
BACA JUGA : Diguncang Gempa Magnitudo 5,0 saat Kunjungan ke Papua, Begini Kondisi Presiden Jokowi
Kondisi Papua secara umum memang dalam keadaan baik-baik saja, meskipun dia mengamini ada sejumlah oknum yang ingin membuat Papua terlihat buruk. Namun, apabila hal tersebut diaminkan oleh semua pihak maka hanya akan merugikan warga setempat.
"Karena memang secara umum, 99 persen itu enggak ada masalah. Jangan masalah kecil dibesar-besarkan. Semua di tempat, di manapun di Papua kan juga aman-aman saja," ucapnya.
Presiden Ke-7 RI itu melanjutkan, keamanan yang dimaksudnya pun telah terbukti dari berbagai kegiatan yang terlaksana saat dirinya berada di Papua. Misalnya, saat Papua Street Carnival bisa dilakukan secara lancar.
Saat melakukan peninjauan ke pasar dan saat rombongannya melakukan makan malam di restoran pun tidak ada persoalan keamanan.
"Kita karnaval juga aman, kita ke sini juga enggak ada masalah. Ya kan. Kita malam makan di restoran juga enggak ada masalah. Jangan dikesankan justru yang dibesarkan yang negatif-negatif. Itu merugikan Papua sendiri," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Trump Ingin Konflik Iran Cepat Usai, Tekanan Justru Meningkat
- Pelecehan Berlangsung 8 Tahun, DPR Kejar Keadilan Korban Syekh AM
- Sebelum ke Beijing, Trump Kejar Gencatan Senjata dengan Iran
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
Advertisement
Program Makan Gratis Gunungkidul Tuntas Tapi Dana Masih Tersisa
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Wisatawan Nekat Terobos TPR Parangtritis demi Hindari Tiket Masuk
- Kasus Campak Nasional Anjlok Drastis hingga 95 Persen
- Bukan Sekadar Alternatif Susu Ini Keunggulan Susu Unta
- Fee 5 Persen dan Ancaman Mutasi Terkuak di Sidang Abdul Wahid
- Wisatawan Bayar Dua Kali Lipat di Parangtritis, Ini Kata Dinpar Bantul
- Ekspor Batu Bara Kena Pungutan Baru, Berlaku Mulai 1 April 2026
- Tol Baru dan Mudik Gratis Gerus Penumpang Terminal Wates Kulonprogo
Advertisement
Advertisement







