Advertisement
Media Singapura Ungkap Hubungan Renggang Megawati & Jokowi Terkait Cawapres
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri (tengah) didampingi Presiden Joko Widodo (kedua kiri), para Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani (kiri) dan Prananda Prabowo (kanan) serta calon Presiden 2024 yang diajukan PDI Perjuangan Ganjar Pranowo (kedua kanan) berfoto bersama di Istana Batu Tulis, Bogor, Jawa Barat, Jumat (21/4/2023). PDI Perjuangan resmi menetapkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebagai calon presiden 2024. ANTARA FOTO/Setpres/Agus Suparto - YU
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA– Media di Singapura The Straits Times melaporkan terjadi keretakan hubungan antara Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Presiden Jokowi Widodo, Sabtu (3/6/2023).
Ketegangan antara Megawati dengan Jokowi terjadi di tengah hiruk pikuk pemilihan bakal calon wakil presiden (cawapres) yang akan dipasangkan dengan Ganjar Pranowo untuk Pemilihan Umum (Pemilu) tahun depan.
Advertisement
“Dua tokoh yang diunggulkan Jokowi menjadi cawapres Ganjar disikapi dingin oleh Megawati,” kata politisi senior PDI-P yang tak mau disebutkan namanya itu.
BACA JUGA: Cawapres untuk Anies Sudah Diputuskan, Deklarasi Paling Lambat 16 Juli
Kedua tokoh yang dimaksud adalah Menteri Pariwisata Sandiaga Uno, yang berperan penting dalam membantu menantu Jokowi -Bobby Nasution- memenangkan pemilihan walikota Medan pada 2020, dan Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir yang keluarganya disebut sebagai donatur utama kampanye kepresidenan Jokowi pada 2019.
Menurut politisi lain yang juga tidak ingin disebutkan namanya, sikap dingin Megawati ini semakin membuat Jokowi tegang, yang sebelumnya sudah kaget ketika pencalonan Ganjar sebagai calon PDI-P pada 21 April 2023.
Politisi yang dikutip The Straits Times mengatakan ketegangan ini dapat mendorong Jokowi untuk mendukung kandidat saingannya Prabowo Subianto, yang ia tunjuk sebagai menteri pertahanan empat tahun lalu.
“Ibu [Megawati] menganggap Jokowi mencampuri urusan partai politik. Itu bukan urusan eksekutif yang harus ditangani,” kata politisi PDI-P kepada The Straits Times.
Sebagai konteks, hanya beberapa hari sebelum pencalonan Ganjar diumumkan, Jokowi terbang ke kampung halamannya di Solo, provinsi Jawa Tengah, untuk merayakan Hari Raya, yang jatuh pada 22 April. Pengumuman tersebut, yang berlangsung di luar Jakarta, membuat Jokowi terbang kembali ke Jakarta pada pagi hari tanggal 21 April, sebelum terbang kembali ke Solo pada hari yang sama.
BACA JUGA: Puan Usul PAN Usung Erick Thohir Jadi Cawapres
Sekretaris Jenderal PDI-P Hasto Kristiyanto dan Mr Ali Mochtar Ngabalin dari Kantor Staf Kepresidenan Indonesia tidak membalas pesan yang meminta komentar dari The Straits Times.
Secara terpisah, Jokowi juga berdiskusi dengan Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto mengenai calon presiden. Saat ditanya soal itu, Juru Bicara Golkar Nuruf Arifin mengatakan ”Tidak ada informasi yang bisa kami bagikan.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Bulog Bakal Pakai Beras Premium untuk MBG dan Batalion TNI
- Tidak Boleh Tokoh Fiksi, Pekerjaan di KTP Diatur Ketat, Ini Daftarnya
- Banjir Kiriman Ciliwung Rendam Kebon Pala Jakarta
- BPBD Magetan Kerahkan SAR, Pendaki Mongkrang Belum Ditemukan
- BMKG Wanti-wanti Hujan Lebat di Jateng hingga Akhir Januari 2026
Advertisement
Jadwal Lengkap KRL Jogja-Solo Minggu 25 Januari 2026, Tarif Rp8.000
Advertisement
Festival Lampion Dinosaurus Zigong Tarik Wisatawan ke Sichuan
Advertisement
Berita Populer
- Progres Tol JogjaSolo Seksi 2 Paket 2.2 Capai 78 Persen
- Malaysia Cabut Blokir Chatbot Grok Usai Tambahan Pengamanan Konten AI
- Pemda DIY Uji Coba Car Free Day Kepatihan, Dorong ASN Kurangi Emisi
- Investor Belum Masuk JJLS Bantul, Status Sultan Ground Jadi Kendala
- Awal Februari, Kantor Imigrasi Kulonprogo Siap Layani Paspor
- Jadwal KA Prameks Jogja Kutoarjo Hari Ini, Sabtu 24 Januari 2026
- Jadwal KA Bandara YIA-Stasiun Tugu Jogja Hari Ini, 24 Januari 2026
Advertisement
Advertisement



