Susi Air Desak Keamanan Penerbangan Perintis Papua
Susi Air desak pemerintah pastikan keamanan penerbangan perintis Papua usai insiden penembakan di Bandara Koroway Batu.
Menkeu Sri Mulyani Indrawati saat Konferensi Pers Hasil Rapat Berkala Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Jakarta, Senin (8/5/2022). Dok. Kemenkeu RI.
Harianjogja.com, JAKARTA–Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengungkapkan bahwa Amerika Serikat (AS) yang berpotensi mengalami gagal bayar utang pada pertengahan Juni 2023. Lantas, apakah kejadian tersebut akan berpengaruh terhadap ekonomi Indonesia?
Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kemenkeu Suminto mengungkapkan pada dasarnya terkait kenaikan pagu utang masih menjadi perdebatan di pihak pemerintahan AS.
“Sejauh ini kami belum melihat dampaknya yang signifikan terhadap pasar keuangan global termasuk spillover kepada pasar SBN [surat berharga negara] kita,” ujarnya usai Konferensi Pers APBN Kita, Senin (22/5/2023).
Menurut Suminto, saat ini pasar SBN Indonesia masih sangat baik dan suportif sehingga belum tampak dampak dari isu gagal bayar utang AS yang tengah memanas dalam beberapa hari terakhir.
Dia memberi contoh yield SBN seri benchmark 10 tahun (year-to-date/ytd) turun 55 basis poin, yang salah satunya didukung oleh capital inflow yang bisa menekan yield ke bawah.
Kemenkeu mencatat hingga 21 Mei 2023, inflow di pasar SBN mencapai Rp60,65 triliun, secara year to date (ytd). Pada April 2023 Kemenkeu juga membukukan inflow ke pasar obligasi Indonesia sebesar Rp4,16 triliun.
“Sampai 16 Mei masih terjadi sedikit outflow Rp0,15 triliun, hingga kemarin 21 Mei itu sudah positif kembali Rp1,43 triliun secara month to date, dengan demikina pasar SBN kita cukup suportif termasuk di dukung oleh capital inflow di pasar SBN kita,” lanjut Suminto.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara menekankan bahwa resiliensi dari perekonomian Indonesia salah satunya terlihat dalam bagaimana Indonesia dapat menjaga yield.
“Spread antara 10 tahun local currency bonds kita dengan yang dolar AS mengecil, berarti kita betul-betul dianggap memiliki pengelolaan ekonomi makro yang baik, risiko juga dianggap mengecil dari investor interasional,” ungkapnya.
BACA JUGA: Biden Klaim Hubungan AS dan China Segera Mencair
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Febrio Kacaribu mengatakan meskipun hadir isu debt ceiling dari AS, kondisi rasio utang terhadap PDB AS telah di atas 120 persen. Sementara itu, dia mengatakan porsi utang Indonesia pada 2022 berada di posisi 39 persen terhadap PDB.
Febrio mengatakan bahwa APBN menjadi kebijakan fiskal untuk digunakan dengan efisien untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.
“Dengan tata kelola APBN yang terus kredibel ini akan terus menurun bahkan ke 38 persen harapannya dalam tahun ke depan,” tutupnya.
Melansir dari Bloomberg, (22/5/2023), Menteri Keuangan AS, Janet Yellen sebelumnya juga mengatakan bahwa kemungkinannya cukup rendah bagi AS dapat membayar semua utang atau tagihannya pada pertengahan Juni 2023.
Presiden AS Joe Biden dan Ketua DPR McCarthy sebelumnya dijadwalkan untuk pertemuan kembali dalam membahas mengenai pencegahan dalam gagal bayar utang AS lantaran adanya perbedaan dan waktu negosiasi yang semakin singkat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Susi Air desak pemerintah pastikan keamanan penerbangan perintis Papua usai insiden penembakan di Bandara Koroway Batu.
Qodari mengungkap PM Narendra Modi menyebut Prabowo sebagai sahabat tanpa sekat. Diplomasi personal dinilai memperkuat posisi Indonesia.
Dispar Bantul menyiapkan penataan lanjutan PKL Pantai Parangtritis melalui surat edaran. Pedagang diminta membongkar lapak yang melanggar aturan.
Mahasiswa perlu mendapatkan pemahaman SNI dan mendorong lulusan memiliki sertifikat kompetensi agar siap bersaing di dunia kerja.
Kimaya Sudirman Yogyakarta by HARRIS kembali menghadirkan berbagai penawaran spesial bagi pasangan yang ingin mewujudkan pernikahan impian.
Said Iqbal mengusulkan penghapusan pajak JHT, THR, dana pensiun, dan pesangon kepada Menteri Keuangan demi meningkatkan kesejahteraan buruh.