Advertisement

Gibran Rakabuming: Bonus Demografi Indonesia Harus Banyak Pemimpin Muda

Newswire
Senin, 08 Mei 2023 - 19:17 WIB
Maya Herawati
Gibran Rakabuming: Bonus Demografi Indonesia Harus Banyak Pemimpin Muda Gibran Rakabuming Raka / Solopos

Advertisement

Harianjogja.com, SOLOGibran Rakabuming Raka, Wali Kota Solo, Jawa Tengah menyoroti fenomena bonus demografi Indonesia.

"Dalam waktu dekat kan ada bonus demografi, lebih banyak milenial, gen Z," kata Gibran Rakabuming di Solo, Jawa Tengah, Senin (8/5/2023). Dengan banyaknya milenial, katanya, otomatis tren pemimpin lebih mudah.

Advertisement

BACA JUGA:  Simak! Ini Barang Paling Laris saat Ramadan-Lebaran versi Tokopedia

"Jangan sampai penduduknya banyak yang muda, tetapi pemimpinnya tambah tua. Ini salah, jadi trennya harus mengikuti," kata Gibran Rakabuming.

Menurut dia, jika pemimpinnya senior artinya tidak mewakili mayoritas penduduk. "Yang harus dipikirkan adalah bonus demografi Indonesia, yang ada. Makin muda makin bagus, tapi ya harus dilihat prestasi, track record, bibit bobotnya juga," katanya.

BACA JUGA: Politikus Partai Demokrat Sindir Jokowi yang Dinilai Tak Netral di Pilpres 2024

Sementara itu, saat ditanya mengenai isu Kaesang Pangarep yang akan mengikuti Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, ia mengaku tidak mengetahuinya.

Mengenai kemungkinan Kaesang yang akan maju Pemilihan Wali Kota Solos dengan Partai Gerindra, menurut dia, untuk Wali Kota Surakarta idealnya dari PDIP. "Tapi kalau Gerindra mendukung ya silakan, dan tidak harus Kaesang," kata Gibran Rakabuming.

Termasuk, papar dia, terkait pemimpin muda yang berkompeten, Indonesia memiliki banyak pilihan. "Saya kira selain Kaesang masih banyak yang lebih baik lagi ya," kata Gibran Rakabuming.

Seperti dilansir kominfo.go.id Indonesia diperkirakan akan menghadapi era bonus demografi beberapa tahun ke depan, tepatnya pada tahun 2030 hingga 2040 mendatang.

Bonus demografi yang dimaksud seperti yang diungkap Gibran Rakabuming adalah masa di mana penduduk usia produktif (15-64 tahun) akan lebih besar dibanding usia nonproduktif (65 tahun ke atas) dengan proporsi lebih dari 60% dari total jumlah penduduk Indonesia.

BACA JUGA:  Kementerian BUMN Bersama Telkom Bagikan 1000 Paket Sembako Murah di Batulicin

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

alt

Belasan Orang Jadi Korban Kecelakaan di Jalan Wonosari-Semanu Gunungkidul

Gunungkidul
| Jum'at, 09 Juni 2023, 09:37 WIB

Advertisement

alt

Punya Nyali? Coba Kunjungi Destinasi Wisata Jembatan Kaca Terbesar di Dunia Ini

Wisata
| Kamis, 08 Juni 2023, 23:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement