Advertisement
123,8 juta Orang Bakal Mudik, Atur Waktu Mudik agar Tak Terjadi Penumpukan
Situasi mudik Lebaran 2022 - Bisnis/Nancy Junita @tmcpoldametro
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Penumpang diimbau dapat mengatur waktu keberangkatannya selama masa mudik Lebaran 2023. Keberangkatan yang mendekati hari H Lebaran sebaiknya dihindari untuk mencegah penumpukan volume kendaraan maupun penumpang.
Hal ini diungkapkan oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam kunjungannya ke Kantor Gerbang Tol Cikampek Utama KM 70B Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Minggu (19/3/2023). Adapun kunjungan Budi Karya dalam rangka meninjau kesiapan sarana dan prasarana lalu lintas jalan tol menghadapi angkutan Lebaran 2023.
Advertisement
BACA JUGA : Arus Mudik Tinggal Sebulan Lagi, Dishub Gunungkidul Segera Survei Kesiapan Jalur
Budi Karya memaparkan, jumlah pemudik pada masa mudik Lebaran tahun ini akan lebih tinggi dibandingkan dengan 2022 lalu. Pihaknya memproyeksikan pergerakan masyarakat selama masa mudik lebaran 2023 mencapai 123,8 juta orang, naik dibandingkan catatan tahun lalu di kisaran 85,5 juta orang.
Seiring dengan hal tersebut, Budi Karya mengimbau kepada masyarakat untuk dapat mengatur waktu keberangkatan dan perjalanannya. Hal ini perlu dilakukan guna mencegah terjadinya kepadatan baik di ruas - ruas jalan maupun titik-titik seperti pelabuhan, bandara, dan lainnya.
"Pengaturan ini perlu agar tidak terjadi kepadatan saat masa puncak arus mudik. Masyarakat misalnya bisa berangkat jauh-jauh hari seperi H-10, atau setelah lebaran, atau keliling dalam kota saja," jelasnya.
BACA JUGA : Mudik Lebaran 2023, Penumpang Angkutan Udara Diperkirakan 4,47 Juta Orang
Lebih lanjut, ia juga mengimbau masyarakat untuk sebaiknya tidak melakukan mudik dengan menggunakan sepeda motor. Pasalnya, potensi kenaikan jumlah pemudik juga akan berimbas pada naiknya risiko kecelakaan yang melibatkan pemudik bersepeda motor.
Oleh karena itu, Budi Karya menyarankan masyarakat untuk memanfaatkan program mudik gratis yang disediakan oleh Kemenhub. Dia mengatakan, Kemenhub membuka program mudik gratis menggunakan bus, kapal laut, dan juga kereta.
Dia menambahkan, banyak pihak swasta dan BUMN yang mengadakan program-program serupa. "Saya imbau masyarakat untuk menggunakan fasilitas-fasilitas ini. Karena kita bayangkan naik motor 6 sampai 8 jam itu sangat melelahkan," tambahnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Listrik Kuba Kembali Padam Saat Tekanan Krisis Energi Meningkat
- Ledakan Petasan di Pamekasan Bongkar Produksi Berdaya Ledak Tinggi
- China Desak Penghentian Konflik Timur Tengah Saat Idulfitri
- Konflik Gas Iran-Qatar Picu Lonjakan Harga, Trump Berubah Arah
- Di Momen Lebaran Vladimir Putin Soroti Peran Muslim Rusia
Advertisement
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Inggris Izinkan AS Pakai Pangkalannya untuk Serang Wilayah Iran
- Charger Ponsel Masih di Stopkontak Picu Kebakaran di Wirobrajan
- Pulang dari Pantai, 1 Lansia Meninggal Dunia Laka di Bugisan
- Netanyahu Banjir Hujatan Usai Bandingkan Yesus dengan Genghis Khan
- Kendaraan Masuk Tol Purwomartani Tembus 6.072 Saat Lebaran
- Bonus Miliaran Cair, Atlet Porda di Bantul Kantongi Puluhan Juta
- Kebijakan WFH Sehari Mulai Dimatangkan untuk Hemat BBM
Advertisement
Advertisement








