Bea Keluar Emas Nyaris Nol, Purbaya Ungkap Modus Eksportir
Purbaya menyebut penerimaan bea keluar emas nyaris nol. Dari target Rp3 triliun 2026, realisasi hingga Semester I baru 0,03%.
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto./Instagram
Harianjogja.com, JAKARTA—Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengatakan negara lain bingung dengan situasi politik di Indonesia. Apalagi usai dirinya masuk ke dalam pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Prabowo menjelaskan, dirinya merupakan musuh lama Jokowi. Memang, dalam dua ajang pemilihan presiden terakhir dirinya merupakan lawan Jokowi. Namun, usai Pilpres 2019, Prabowo akhirnya memutuskan bergabung dalam kabinet Jokowi.
“Negara lain bingung liat bangsa Indonesia. Bingung, ‘Bagaimana bisa dia rival, dia tokoh, kok begitu selesai pertandingan, kok jadi satu?’,” ujar Prabowo saat beri pidato dalam Muktamar Rabithah Melayu-Banjar di Tabalong, Kalimantan Selatan seperti yang disiarkan kanal YouTube Program TV Tabalog, Jumat (17/3/2023).
Dia berpendapat, di negara lain sangat sulit kejadian serupa terjadi. Prabowo mencontohkan Amerika Serikat, meski sering disebut sebagai percontohan negara demokrasi, namun permusuhan antar dua partai politik utama, Republik dan Demokrat, sangat terasa.
Baca juga: Diduga Stres, PNS di Bantul Tewas Gantung Diri
“Amerika Serikat saja yang katanya Mbah-nya demokrasi, lahirnya demokrasi, sekarang dua partai besar kalau masuk ruangan katanya lihat-lihatan, tidak mau duduk bersama,” ungkap Ketua Umum Partai Gerindra itu.
Oleh sebab itu, Prabowo mengaku dirinya dan Jokowi ingin memberi contoh demokrasi ala Indonesia ke dunia. Dia mengklaim pilih bergabung dengan pemerintahan Jokowi demi kepentingan masyarakat banyak.
“Kita memberi contoh sekarang, banyak negara liat ke kita, kalau sudah untuk kepentingan rakyat, kalau sudah kepentingan bangsa dan negara, kita akan mengutamakan bangsa, negara, dan rakyat,” jelasnya.
Selama tiga tahun lebih jadi bawahan Jokowi, Prabowo mengaku tak menyesal. Menurutnya, banyak yang dia pelajari dari kepemimpinan Jokowi dalam hal mengurusi negara.
“Bukan saja saya merasa tidak salah, sekarang saya merasa bersyukur dan merasa bangga telah bergabung dengan Presiden Joko Widodo,” ungkapnya.
Sebagai mantan tentara, dirinya mengerti terkait pertempuran dan perang. Namun, terkait urusan negara dirinya masih awam. Prabowo pun mengira Jokowi ingin mengajarinya sehingga terus diajak melakukan kunjungan kerja bersama.
“Kalau urusan negara sekarang saya banyak belajar dari Pak Joko Widodo, karena itu mungkin beliau bawa saya ke mana-mana. Mungkin beliau mau didik saya, saya tidak tahu. Tapi kira-kira itu,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Purbaya menyebut penerimaan bea keluar emas nyaris nol. Dari target Rp3 triliun 2026, realisasi hingga Semester I baru 0,03%.
Kebakaran Trans Home Sleman terjadi Kamis siang. Api muncul dari bagian belakang dan cepat merembet hingga melahap area toko.
Kebakaran TPA Jatibarang Semarang berdampak pada 10 hektare lahan. Sebanyak 11 truk pemadam dan alat berat dikerahkan.
Indonesia unggul 6-1 atas Bangladesh di babak pertama FIFA Asean Cup 2026. Mitchell Baker mencetak empat gol untuk skuad Garuda.
Kebakaran Trans Home Sleman menewaskan diduga dua korban yang ditemukan berdekatan di lantai tiga dan dievakuasi ke RS Bhayangkara.
UMBY menyiapkan akreditasi Unggul dengan meningkatkan mutu, fasilitas, dan SDM, sekaligus mengajukan Magister Manajemen dan S-3 Psikologi.