Insentif Fiskal Difokuskan ke Industri Padat Karya, Ini Alasannya
BKPM menjadikan penyerapan tenaga kerja sebagai syarat utama insentif fiskal demi dorong investasi padat karya.
Presiden Jokowi dan Menhan Prabowo Subianto saat meninjau kawasan food estate di Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, awal Juli 2020./Instagram-Prabowo
Harianjogja.com, JAKARTA— Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengira Presiden Joko Widodo (Jokowi) sedang mendidiknya mengurusi negara karena sering diajak ikut mendampingi kegiatan kunjungan kerja di berbagai daerah.
Prabowo belakangan ini memang kerap mendampingi Jokowi dalam kunjungan kerjanya. Pekan lalu, Jokowi dan Prabowo sama-sama meninjau panen raya di Kebumen. Kini, mereka juga bersama saat Jokowi kunjungan kerja ke Tabalog, Kalimantan Selatan.
Prabowo mengaku sebagai mantan tentara, dirinya mengerti terkait pertempuran dan perang. Namun, terkait urusan negara dirinya masih awam. Mungkin, lanjutnya, Jokowi juga melihat itu.
“Kalau urusan negara sekarang saya banyak belajar dari Pak Joko Widodo, karena itu mungkin beliau bawa saya ke mana-mana. Mungkin beliau mau didik saya, saya tidak tahu. Tapi kira-kira itu,” ujar Prabowo saat beri pidato dalam Muktamar Rabithah Melay-Banjar di Tabalong, Kalimantan Selatan seperti yang disiarkan kanal YouTube Program TV Tabalog, Jumat (17/3/2023).
Dia menilai, prestasi Jokowi selama jadi orang nomor satu di Indonesia sangat banyak. Dia mencontohkan, Jokowi mampu membangun banyak infrastruktur. Lalu, memimpin bangsa Indonesia menghadapi pandemi Covid-19 dengan cukup berhasil.
“Kita dapat menyelamatkan rakyat Indonesia, sebagian besar rakyat Indonesia. Walaupun kita tidak boleh lengah dan kita tidak boleh cepat puas,” jelas Ketua Umum Partai Gerindra itu.
Prabowo menjelaskan, ke depan masih ada tantangan besar lainnya seperti perang antara Rusia dan Ukraina yang tak kunjung selesai. Selain itu, rivalitas antara Amerika Serikat (AS) dengan China.
BACA JUGA: Cak Imin Ancam Koalisi Bubar jika Prabowo Gandeng Ganjar, Ini Respons Gerindra
Menurutnya, perang Rusia-Ukraina dan rivalitas AS-China akan buat keadaan global dunia sangat tak menentu. Oleh sebab itu, Indonesia juga harus siaga.
“Kadang-kadang kalau gajah sama gajah bentrok, kita yang di tengah-tengah ini harus waspada. Untuk itu, kita harus rukun, kita harus bersatu,” ungkapnya.
Prabowo menambahkan, Jokowi sudah merintis kebijakan hilirisasi. Dengan program itu, Prabowo menilai Jokowi sudah mengamankan sumber daya Indonesia untuk bangsa sendiri.
“Negara kita luar biasa kayanya dan dengan kebijakan-kebijakan hilirisasi yang dirintis Pak Joko Widodo, kita akan mengamankan sumber daya kita supaya dikuasai oleh bangsa Indonesia sendiri,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
BKPM menjadikan penyerapan tenaga kerja sebagai syarat utama insentif fiskal demi dorong investasi padat karya.
SPMB Sleman 2026 hanya membuka jalur afirmasi untuk pemegang KKM. Simak pembagian kuota dan syarat lengkapnya
BTS akan konser di Jakarta Desember 2026. Simak jadwal, harga tiket, dan cara beli presale hingga general sale.
Pemda DIY pastikan stok hewan kurban aman jelang Iduladha 1447 H, harga terkendali dan inflasi tetap stabil.
Borneo FC hancurkan Malut United 7-1 di laga terakhir Liga 1 2026, namun Persib tetap juara karena unggul head to head.
Persib Bandung juara Super League 2025/2026 usai unggul head to head atas Borneo FC. Simak klasemen akhir dan tim terdegradasi.