Advertisement
Kemendag Siapkan Strategi Redam Gejolak Harga Pangan Jelang Ramadan
Pedagang cabai melayani pembeli di salah satu pasar di Jakarta, Rabu (6/7/2022). Bisnis - Eusebio Chysnamurti
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Kementerian Perdagangan (Kemendag) terus berupaya untuk meredam gejolak harga pangan jelang Ramadan dan Lebaran tahun ini.
Plt Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Kasan mengatakan harga sejumlah komoditas pangan seperti cabai merah keriting, cabai rawit merah, dan cabai merah besar per Rabu (22/2/2023) naik dibandingkan dengan hari sebelumnya. Ini menurut Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kemendag.
Advertisement
Kendati demikian, Kasan menyebut pihaknya sudah mengantisipasi kenaikan harga dengan mengumpulkan sejumlah informasi, seperti kapan waktu panen cabai dan bawang merah dilakukan.
“Misalnya untuk cabai, dari info lapangan diperoleh akhir Februari ini, mulai awal Maret itu akan banyak diproduksi oleh dataran tinggi. Demikian pula yang untuk bawang, yang bawang merah itu juga akan mulai ada tambahan produksi,” kata Kasan saat ditemui Bisnis, Rabu (22/2/2023).
Selain mengumpulkan sejumlah informasi produksi, Kemendag juga sudah mengeluarkan izin impor untuk bawang putih dan terus melakukan pemantauan, baik dari segi harga pangan maupun pasokannya di lapangan.
Kasan menyebut, pemerintah akan terus berusaha untuk menahan gejolak harga, lantaran masing-masing kementerian/lembaga memiliki targetnya masing-masing untuk mengendalikan inflasi inti, inflasi kelompok volatile food, dan inflasi kelompok administered prices.
“Ini kan tiga-tiganya harus jalan, tetapi Kemendag terutama fokus untuk yang volatile food,” pungkasnya.
Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, per 22 Februari 2023 pukul 21.48 WIB, harga sejumlah komoditas pangan tercatat naik dibandingkan dengan hari sebelumnya.
Harga cabai merah keriting tercatat naik 0,75 persen menjadi Rp47.100 per kg, cabai rawit merah naik 0,32 persen menjadi Rp62.300 per kg, dan gula pasir lokal naik 0,35 persen menjadi Rp14.500 per kg.
Lalu, harga beras kualitas bawah I naik 0,42 persen menjadi Rp12.050 per kg, bawang putih ukuran sedang naik 0,65 persen menjadi Rp31.100 per kg, dan cabai merah besar naik 1,65 persen menjadi Rp46.150 per kg.
Sementara itu, harga beberapa komoditas tercatat turun dibandingkan dengan hari sebelumnya. Harga daging sapi kualitas I dan kualitas 2 masing-masing turun menjadi Rp137.800 per kg dan Rp128.850 per kg.
Harga telur ayam ras segar turun menjadi Rp28.850 per kg, bawang merah ukuran sedang turun menjadi Rp39.750 per kg, dan daging ayam ras segar turun menjadi Rp34.100 per kg.
Harga cabai rawit hijau juga tercatat turun menjadi Rp48.250 per kg, minyak goreng kemasan bermerk 1 turun menjadi Rp21.700 per kg, dan gula pasir kualitas premium menjadi Rp15.850 per kg.
Sementara itu, harga beras kualitas super I dan II, minyak goreng curah, minyak goreng kemasan bermerk 2, dan beras kualitas bawah II, beras kualitas medium I dan II terpantau stabil.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Jadwal SIM Keliling Gunungkidul, Senin 5 Januari 2026
Advertisement
Walking Tour Telusuri Jejak Sejarah Simpang Lima Boyolali
Advertisement
Berita Populer
- Malut United vs PSBS Biak, Ujian Awal Tahun
- Motorola Razr Edisi Piala Dunia 2026 Segera Diperkenalkan
- Jadwal DAMRI ke Bandara YIA, Minggu 4 Januari 2026
- Mercedes-Benz Recall 169 Unit EQB di AS, Risiko Baterai
- Harga Emas UBS dan Galeri24 Pegadaian Stagnan Hari Ini
- Jadwal SIM Keliling di Kulonprogo, Minggu 4 Januari 2026
- Senegal dan Mali Lolos ke Perempat Final Piala Afrika 2025
Advertisement
Advertisement



