Advertisement
Bukan Anjing Pelacak, Kantor Polisi Ini Pakai Tupai untuk Deteksi Narkoba
Tupai penghirup narkoba dilatih di Detasemen Polisi Kriminal di Distrik Hechuan, Chongqing, China. / Oddity Central
Advertisement
Harianjogja.com, CHONGQING—Polisi di kota Chongqing, China mulai menggunakan tupai terlatih khusus dalam perang mereka melawan pengedar narkoba.
Melansir Oddity Central, Brigade Anjing Polisi dari Detasemen Polisi Kriminal di Distrik Hechuan, Chongqing telah berhasil membiakkan kelompok pertama tupai penghirup narkoba di China. Terobosan tersebut merupakan bagian dari proyek penelitian dan pengembangan nasional negara tersebut terkait penciptaan metode pelatihan baru untuk hewan anti-narkoba.
Advertisement
Rupanya, para ilmuwan telah mengetahui sejak lama bahwa indra penciuman tupai tajam. Meski demikian, metode pelatihan hewan pengerat tampaknya belum cukup maju sampai sekarang.
Baru-baru ini dilaporkan bahwa Brigade Anjing Polisi Distrik Hechuan telah berhasil melatih enam tupai pendeteksi narkoba yang akan segera mulai bekerja bersama polisi untuk membantu mereka menemukan zat terlarang yang tersembunyi.
Yin Jin, pelatih kepala brigade anjing polisi Hechuan, mengatakan kepada wartawan bahwa dia dan timnya berhasil melatih enam tupai menggunakan teknologi dan metode pelatihan yang dikembangkan secara internal. Hewan pengerat tersebut dilaporkan dilatih untuk menggaruk tempat di mana mereka bakal mendeteksi aroma narkoba.
Pengujian menunjukkan bahwa tupai tidak hanya seefisien anjing pelacak dalam mendeteksi obat-obatan. Akan tetapi, mereka juga memiliki kelebihan lain seperti ukurannya lebih kecil, bergerak lebih cepat, dan kemampuan untuk mencapai tempat tinggi yang tidak pernah bisa diperiksa oleh anjing.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Oddity Central
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Trump Ingin Konflik Iran Cepat Usai, Tekanan Justru Meningkat
- Pelecehan Berlangsung 8 Tahun, DPR Kejar Keadilan Korban Syekh AM
- Sebelum ke Beijing, Trump Kejar Gencatan Senjata dengan Iran
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
Advertisement
Program Makan Gratis Gunungkidul Tuntas Tapi Dana Masih Tersisa
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Bukan Sekadar Alternatif Susu Ini Keunggulan Susu Unta
- Fee 5 Persen dan Ancaman Mutasi Terkuak di Sidang Abdul Wahid
- Wisatawan Bayar Dua Kali Lipat di Parangtritis, Ini Kata Dinpar Bantul
- Ekspor Batu Bara Kena Pungutan Baru, Berlaku Mulai 1 April 2026
- Tol Baru dan Mudik Gratis Gerus Penumpang Terminal Wates Kulonprogo
- Latihan Pagi Ternyata Lebih Efektif Turunkan Berat Badan
- Armada Kebersihan Malioboro Tak Berhenti Berputar Selama Libur Lebaran
Advertisement
Advertisement






