Titik Temu Pendidikan Farmasi dan Kepuasan Pasien: Menakar Ulang Ukuran Keberhasilan
Pendidikan farmasi perlu mengintegrasikan pengalaman dan ulasan pasien dalam pembelajaran untuk meningkatkan empati, komunikasi apoteker, dan mutu pelayanan
Kompleks Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat di Solo. (Dok Solopos)
Harianjogja.com, SOLO—Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, mengagendakan makan siang bersama keluarga besar Keraton Solo, Rabu (4/1/2023). Gibran turut mengundang awak media yang bertugas di Solo untuk datang ke acara tersebut.
BACA JUGA: Baku Hantam Hambat Revitalisasi Keraton Solo
Undangan tersebut disampaikan Gibran melalui pesan Whatsapp (WA) di grup WA wartawan, Selasa (3/1/2023), atau hanya beberapa jam setelah mencuat kabar perdamaian antara dua kubu yang bertikai di Keraton Solo, Selasa sore.
“Teman-teman media besok saya undang makan siang bersama keluarga besar Keraton Kasunanan Solo,” tulis pada pesan WA tersebut. Awalnya Gibran tidak menyebutkan di mana lokasi acara makan siang bersama keluarga besar Keraton Solo, termasuk jam pastinya.
Namun saat ditanya di mana lokasi makan siang tersebut, menurut dia, di Loji Gandrung. Sedangkan untuk waktu acara diperkirakan sekira pukul 12.00 WIB, mengingat tajuk acara itu makan siang bersama.
Acara makan siang tersebut diduga sebagai tindak lanjut dari pertemuan pada Selasa sore. Diberitakan sebelumnya, Ketua Lembaga Dewan Adat (LDA) Keraton Solo, GKR Wandansari yang akrab disapa Gusti Moeng, akhirnya bertemu dan menghadap Raja Paku Buwono atau PB XIII di Sasana Narendra kompleks Keraton Solo, Selasa (3/1/2022) sore.
Pertemuan menjadi sinyal berakhirnya konflik internal Keraton Solo yang sudah berlangsung sekitar 10 tahun terakhir. Sebagai informasi, kakak beradik putra-putri PB XII itu tidak saling bicara satu sama lain sejak 2012.
Kepada wartawan, Gusti Moeng menjelaskan ia datang bersama Kanjeng Gusti Raden Ayu Hernny selaku mediator yang juga kerabat Keraton Solo sekitar pukul 15.30 WIB. Mereka bertemu Putra Mahkota Keraton Solo KGPAA Hamengkunegoro Sudibya Rajaputra Narendra Mataram sebelum bertemu dengan PB XIII.
Beriklan Dengan Kami
Selanjutnya Gusti Moeng bersama Kanjeng Gusti Ayu Hernny bertemu dengan PB XIII yang saat didampingi Prameswari Dalem Gusti Kanjeng Ratu Pakoe Boewono. Mereka melakukan pertemuan sekitar satu jam.
Dalam pertemuan itu, Gusti Moeng menyampaikan permohonan maaf kepada PB XIII sekaligus menjelaskan kedudukan dan maksud baik LDA dalam upaya menjaga dan melestarikan warisan Keraton. Gusti Moeng juga mengatakan akan bersama-sama dengan PB XIII membangun Keraton Solo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos
Pendidikan farmasi perlu mengintegrasikan pengalaman dan ulasan pasien dalam pembelajaran untuk meningkatkan empati, komunikasi apoteker, dan mutu pelayanan
KPK menyita Rp250 juta dari PCNU Nias yang diduga berkaitan dengan politik uang Muktamar ke-35 NU dan penyidikan kasus ATR/BPN.
Cek jadwal perpanjangan SIM Kulonprogo 21 Oktober 2026 di MPP, lengkap dengan jadwal Satpas 1450, SIMENOR, SIM Keliling, dan syaratnya.
DPRD Kulonprogo mengawal perkembangan investasi di kawasan industri Sentolo sekaligus mendorong kelompok wanita tani memperkuat ekonomi lokal.
Bahlil Lahadalia menilai ketua umum parpol perlu melakukan tindakan nyata agar dilihat Generasi Z. Ia juga meminta kader Golkar mendengar aspirasi rakyat.
HIPMI Kulonprogo mengapresiasi program prioritas pemerintah pusat, sekaligus mendorong perluasan program untuk meningkatkan daya beli dan memperkuat UMKM daerah