Advertisement

Terungkap! Biang Kerok Harga Hotel di Arab Saudi Naik Menggila hingga 300 Persen

Annasa Rizki Kamalina
Senin, 02 Januari 2023 - 18:47 WIB
Bhekti Suryani
Terungkap! Biang Kerok Harga Hotel di Arab Saudi Naik Menggila hingga 300 Persen Umat Islam dari berbagai penjuru dunia kembali bisa melaksanakan ibadah umrah di Masjidil Haram, Makkah seiring diolonggarkannya protokol Covid-19 oleh Kerajaan Arab Saudi - Instagram @haramain_info

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA– Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI) melaporkan harga hotel di Makah dan Madinah, Arab Saudi melambung hingga 300 persen.

Ketua Umum AMPHURI, Firman M. Nur, menyampaikan mahalnya harga hotel di Makah dan Madinah disebabkan tingginya antusias masyarakat muslim dunia untuk melakukan ibadah umrah di Tanah Suci, sehingga kamar hotel full booked.

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

Menurutnya, kondisi tersebut telah berlangsung sejak November 2022 dan diperkirakan durasi puncak kunjungan atau high season akan terus berlanjut hingga Januari 2023.

“Pasalnya, hampir semua biro perjalanan tidak dapat kamar hotel untuk di bulan Desember lalu padahal pemesanan dilakukan mulai September, Oktober, dan November lalu,” kata Firman dalam keterangan resmi yang diterima Bisnis, Minggu (1/1/2023).

Lebih lanjut, dia mengungkapkan tingkat hunian hotel di Makah dan Madinah sampai saat ini masih tinggi dan semua hotel menyatakan full booked. Hal ini mengakibatkan penyelenggara perjalanan ibadah umrah kesulitan untuk mendapatkan kamar hotel.

Menurut Firman, untuk kali pertama dalam sejarah hotel di Makkah dan Madinah di semua taraf dinyatakan full booked dan sulit didapat.

AMPHURI melihat antusias yang tinggi ini akibat meningkatnya jumlah kedatangan jemaah umrah dari berbagai negara, pascatutup selama pandemi Covid-19, serta libur panjang di seluruh negara.

Untuk itu, AMPHURI berharap masyarakat memaklumi kondisi saat ini yang begitu berat bagi penyelenggara perjalanan ibadah umrah untuk tetap dapat memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah sebagaimana di komitmen awal.

Firman juga menyarankan para pelaku usaha perjalanan ibadah umrah dan jemaah agar menyampaikan kondisi yang terjadi dengan bermusyawarah untuk mufakat dengan calon jemaah umrah sehingga bisa memahami kondisi yang terjadi.

Bila memang harus ada penambahan biaya, maka penambahan biaya tersebut harus sesuai dengan keadaan sesungguhnya. AMPHURI juga menegaskan bahwa tidak ada penambahan biaya jika terpaksa ada perubahan hotel dengan taraf di bawah hotel yang sudah ditentukan.

BACA JUGA: Di Breksi dan Jeep Merapi, Wisatawan Libur Akhir Tahun Tak Sesuai Target

“Tidak ada tambahan biaya jika down grade [hotelnya],” ujarnya.

Sebelumnya, pelaku usaha biro perjalanan haji dan umrah telah dihadapkan pada situasi kesulitan ketersediaan vaksin meningitis, tingginya tiket pesawat, dan kali ini keterbatasan hotel.

Saat ini pun diketahui harga paket perjalanan yang berlaku untuk umrah reguler berkisar antara Rp30 juta hingga Rp35 juta per orang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : JIBI/Bisnis.com

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

Padat Karya Bantul Berdayakan Warga Miskin di 70 Kalurahan

Bantul
| Kamis, 09 Februari 2023, 01:27 WIB

Advertisement

alt

Meski Ada Gempa, Minat Masyarakat ke Turki Tak Surut

Wisata
| Selasa, 07 Februari 2023, 22:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement