Harga iPhone 12, 13, 14, 15, dan 16 di Bulan September 2025
Bulan September tampaknya menjadi bulan yang tepat buat Anda yang ingin membeli produk terbaru Apple.
Presiden China, Xi Jinping
Harianjogja.com, SOLO--Melonjaknya kasus Covid-19 di China sudah menjadi bahan perbincangan seluruh masyarakat dunia sejak awal Desember 2022. Akan tetapi, data yang dilaporkan pemerintah China kerap dikritik karena dirasa tidak lengkap dan tidak sesuai fakta.
Dilansir dari Independent, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) belum menerima data pasti dari China tentang data Covid-19 baru sejak Beijing melonggarkan pembatasannya.
BACA JUGA : Data Ditutup Rapat Pemerintah, Sebuah Kota di China Beberkan Ngerinya Angka Covid-19
China juga mempersempit definisinya untuk melaporkan kematian akibat Covid-19. Pemerintah hanya menghitung mereka yang meninggal karena pneumonia atau gagal napas yang masuk ke dalam daftar korban Covid-19 terbaru.
Namun, sebuah kota di China yang merupakan kota industri besar dekat Shanghai, Zhejiang, telah membocorkan data tentang betapa mengerikannya lonjakan kasus Covid-19 di China.
Pemerintah kota Zheijiang melaporkan jika lonjakan kasus Covid-19 terbaru di wilayah tersebut bisa mencapai 2 juta jiwa per harinya.
Xi Jinping menjadi salah satu sosok yang ditanyakan oleh masyarakat karena selama ini hanya diam. Namun Al Arabiya akhirnya merilis sebuah pernyataan dari Presiden Tiongkok tersebut.
Untuk kali pertama sejak Desember 2022 lalu, Xi Jinping akhirnya buka suara soal melonjaknya Covid-19 di China. Tapi lagi-lagi, Xi tak bicara data. Dia hanya mengatakan jika China akan melakukan serangkaian kampanye kesehatan untuk menkan angka Covid-19 di negara tersebut.
BACA JUGA : Siaga Perang! Joe Biden dan AS Bikin Konflik China-Taiwan Memanas di Hari Natal
"Saat ini, pencegahan dan pengendalian COVID-19 di China menghadapi situasi baru dan tugas baru,” kata Xi.
“Kita harus meluncurkan kampanye kesehatan patriotik dengan cara yang lebih tepat sasaran. Perkuat garis pertahanan komunitas untuk pencegahan dan pengendalian epidemi, dan lindungi kehidupan, keselamatan, dan kesehatan masyarakat secara efektif,” ia menambahkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Bulan September tampaknya menjadi bulan yang tepat buat Anda yang ingin membeli produk terbaru Apple.
Panduan lengkap agenda wisata dan hiburan Jogja Juni 2026. Info jadwal perhelatan Keroncong Plesiran Prambanan, ARTJOG, konser Nadin Amizah, hingga Jogja Marath
Polda DIY menegaskan bahwa seluruh layanan SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih berlaku.
Polresta Jogja menegaskan bahwa seluruh layanan SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih berlaku.
Polres Bantul kembali membuka layanan SIM Keliling pada 2 Juni 2026 untuk memfasilitasi masyarakat yang ingin melakukan perpanjangan SIM A dan SIM C.
Perpanjang SIM A dan C di Kulonprogo lebih mudah melalui SIM Keliling 2 Juni 2026. Jadwal lengkap dan lokasi Harian Jogja.