QRIS Tap Belum Bisa Digunakan untuk iPhone, Ini Penjelasannya
Pembayaran menggunakan QRIS Tap ini berlaku sejak 30 Oktober 2025 bagi pengguna Android yang memiliki fitur NFC (Near Field Communication)
Presiden Joko Widodo saat menikmati malam hari di Ibu Kota Nusantara (IKN) /Ist
Harianjogja.com, SOLO—Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan menerima rumah pemberian negara yang dibangun di daerah Colomadu, Karanganyar.
BACA JUGA: Lahan Calon Rumah Jokowi Nilainya Rp10 Juta Per Meter
Rumah tersebut dibangun di Colomadu dengan alasan daerahnya berbatasan dengan Kabupaten Boyolali, Kabupaten Sukoharjo, dan Kota Surakarta atau Kota Solo.
Mendekati pembangunan rumah Jokowi ini, harga tanah di Colomadu pun terkena imbasnya. Bagaimana tidak, harga tanah di sana tiba-tiba melambung tiga kali lipat.
Apabila sebelumnya hanya 6-10 juta, kini tanah di Colomadu mencapai Rp15 juta per meternya.
Camat Colomadu Sriyono Budi Santoso menyebut harga tanah di wilayahnya, terutama di pinggir Jl. Adisucipto, kini dibuka dengan harga Rp12 jutaan/m2.
“Sejak kabar Negara membeli tanah di Colomadu untuk dibangun rumah Jokowi beredar luas di masyarakat, langsung banyak yang nyari tanah di sekitar situ. Ada beberapa yang tanya saya. Dan harganya ternyata sudah naik Rp2 juta sampai Rp3 jutaan per meter perseginya,” kata dia, dikutip dari Solopos, Jumat (23/12/2022).
Dia tak memungkiri kabar bakal dibangunnya rumah Jokowi di Colomadu selepas pensiun langsung berdampak pada harga tanah di sana.
Makelar tanah banyak bermunculan dan membuat harga jual di pasaran meningkat. Kalangan konglomerat langsung berburu tanah di Colomadu.
Di sisi lain, agen properti Soloraya bernama Bonnie Eko Bani mengatakan bahwa naiknya harga tanah di Colomadu disebabkan karena lokasi di sana tergolong strategis.
"Yang pasti tanah di sekitar area RM Taman Sari (sebelah tanah calon rumah Jokowi) saat ini meroket," kata Bonnie, dikutip dari Tempo.
Ia mengungkap sempat pernah menawarkan tanah milik bos Rosalia Indah itu sebelumnya.
"Dulu lokasi untuk rumah Jokowi itu penawarannya sekitar Rp 14 juta per meter. Menurut informasi harga deal Rp 10 juta per meter. Kalau sekarang, harga penawaran tanah di sekitarnya sudah ada yang sampai Rp 15 juta per meter," tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis
Pembayaran menggunakan QRIS Tap ini berlaku sejak 30 Oktober 2025 bagi pengguna Android yang memiliki fitur NFC (Near Field Communication)
Harga sembako Banyumas jelang Iduladha 2026 masih stabil. Harga sapi dan domba naik, namun stok pangan dipastikan tetap aman.
BMKG DIY memperingatkan potensi El Nino 2026 yang memicu musim kemarau lebih kering dan risiko kekeringan ekstrem mulai Juli hingga Oktober.
Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM) menyelenggarakan SV Career Days UGM 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM mulai Kamis (21/5/2026)
Gapasdap mengungkap 7 kapal tenggelam di Gilimanuk diduga akibat truk ODOL. Pelanggaran muatan berlebih kini ancam keselamatan pelayaran.
JMS 2026 mempertemukan ratusan media lokal Jawa Tengah untuk menyusun strategi menghadapi disrupsi digital dan tantangan AI.